BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Cairkan Klaim Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, JHT Mendominasi

BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Cairkan Klaim Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, JHT Mendominasi
BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Cairkan Klaim Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, JHT Mendominasi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melaporkan total pembayaran klaim manfaat kepada peserta mencapai angka fantastis sebesar Rp 3,9 Triliun sepanjang tahun 2025.

Nominal tersebut merupakan akumulasi dari 323.711 pengajuan klaim yang diproses melalui kantor cabang di jajaran wilayah Sumbagut, yang meliputi Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, I Nyoman Suarjaya, mengungkapkan bahwa program Jaminan Hari Tua (JHT) tetap menjadi instrumen perlindungan dengan angka pengajuan tertinggi dibandingkan program lainnya.

"Pada 2025, pengajuan terbesar berupa manfaat JHT senilai Rp 3,2 Triliun dari 229.611 proses klaim. Manfaat ini merupakan kumpulan iuran bulanan beserta pengembangannya, sehingga nilai tabungan tetap kompetitif terhadap inflasi saat diambil nanti," ujar I Nyoman dalam keterangannya, Selasa (10/3). Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses klaim di BPJAMSOSTEK tidak dipungut biaya apa pun.

Rincian Klaim Berdasarkan Program

Selain JHT, BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut juga menyalurkan manfaat perlindungan lainnya selama periode 2025 yakni program Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp3,2 Triliun dari 229.611 pengajuan. Program Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp391,4 Miliar dari 16.980 pengajuan. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)senilai Rp216,9 Miliar dari 48.379 pengajuan. Program Jaminan Pensiun (JP) senilai Rp75,5 Miliar dari 4.454 pengajuan dan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) senilai Rp32,9 Miliar dari 15.080 pengajuan.

Salah satu poin krusial dalam laporan tahun 2025 adalah penyaluran beasiswa pendidikan guna mencegah angka putus sekolah bagi anak-anak ahli waris peserta. Tercatat, sebanyak 9.453 anak menerima hak beasiswa dengan total nilai Rp 39,5 Miliar.

Adapun besaran beasiswa per tahun diberikan secara berjenjang yakni TK s.d. SD: Rp1,5 Juta/tahun, SMP: Rp2 Juta/tahun, SMA: Rp3 Juta/tahun dan Perguruan Tinggi (Maks. S1): Rp12 Juta/tahun.

"Manfaat beasiswa ini diharapkan dapat membantu keluarga yang kehilangan tulang punggung agar anak-anak mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang tertinggi," tambah I Nyoman.

I Nyoman menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Daerah, Kejaksaan, media massa, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung penegakan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi