Pencarian Ferry Sinaga Korban Hanyut di Dairi Belum Membuahkan Hasil pada Hari ke-3 (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Sidikalang - Pencarian korban hanyut di Lae (sungai) Sembelin Desa Bakal Galjah Kecamatan Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi, belum membuahkan hasil.
Hal itu disampaikan Kapolsek Parongil, Iptu Juni Putra Karosekali, Selasa (10/3).
“Korban atas nama Ferry Sinaga (12), pelajar SD kelas 5. Hingga hari ketiga pencarian, belum membuahkan hasil,” ujar Kapolsek, sehari-hari disapa Karsek.
Diterangkan, peristiwa dimaksud terjadi, Minggu (8/3) siang. Hingga kini, sudah dilakukan penelusuran di 8 titik.
“Kalau dihitung jaraknya, entah berapa jauh ini. Soalnya, sudah balik-balik naik turun ke hulu hingga hilir. Jarak dari jembatan saja ke lokasi awal sekitar 100 meter. Aliran sungainya, deras,” kata Karsek.
Dijelaskan, penelusuran dilakukan Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Alam selaku inti. Selanjutnya dibantu kepolisian, TNI-AD, pemerintah kecamatan dan desa.
“Banyak warga turut berkontribusi melakukan pencarian dengan cara menyelam dan pemasangan jaring,” kata Karsek.
Diutarakan, medan kerja terbilang berat. Mereka haris mempergunakan tali sebagai pegangan untuk menelusuri lembah jurang sebelum tiba di tepi sungai.
Sebagaimana disampaikan Kepala, Humitar Sitorus, Lae Sembelin di wilayahnya, jarang dipakai buat bermain. Pasalnya, kejadian mengenaskan sudah beberapa kali di sana.
Siang itu Ferry bersama adiknya ke sana. Entah bagaimana persisnya, hanyut. Ferry adalah anak dari pasangan suami istri, Swandy Sinaga/boru Sitorus.
(SSR/RZD)