SOL dan Pemkab Taput Jalin Sinergitas Terkait Progran Penggunaan Dana CSR (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Taput - Sarulla Operations Ltd. (SOL) terus menjalin sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terkait program pelaksanaan dan penggunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap masyarakat sekitar.
Demikian disampaikan Eksternal Specialist Sarulla Operations Ltd (SOL), Industan Sitompul usai menghadiri Diskusi dan Koordinasi Realisasi Kegiatan CSR SOL Tahun 2025 serta Pemaparan Rencana Kerja Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati setempat, Jumat (6/3).
"Sarulla Operations Ltd. (SOL) terus menjalin sinergitas dengan Pemkab Taput dalam hal pelaksanaan program dana CSR terhadap masyarakat sekitar," ujarnya.
Kegiatan Diskusi dan Koordinasi Realisasi Kegiatan CSR SOL Tahun 2025 serta Pemaparan Rencana Kerja Tahun 2026 ini turut dihadiri Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat dan wakil Deni Lumbantoruan bersama sejumlah jajaran. Sedangkan dari pihak SOL dihadiri dan dipimpin oleh tim CSR/Eksternal Relation Senior Manager Melva Samosir.
Industan mengatakan, diskusi dan koordinasi terkait Realisasi Kegiatan CSR SOL Tahun 2025 dan Pemaparan Rencana Kerja Tahun 2026 ini sekaligus membahas peningkatan sinergitas antara SOL dan Pemkab dalam pelaksanaan dana CSR ke depan.
"Ha ini dilakukan untuk memastikan adanya koordinasi dan sinkronisasi antara SOL dengan Pemkab Taput dalam hal pelaksanaan program CSR khususnya di di wilayah Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu," katanya.
"Sehingga pelaksanaan program CSR dapat berjalan selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta menghindari potensi tumpang tindih dengan program yang didanai oleh APBD," ucapnya.
Dia juga mengatakan Pemkab Taput menyampaikan harapan agar pelaksanaan program CSR SOL pada tahun 2026 ke depan dapat semakin mendukung sektor pertanian dan kesehatan.
Pada sektor pertanian, salah satu gagasan yang dibahas adalah pemanfaatan langsung (direct use) uap panas bumi untuk proses pengeringan hasil pertanian masyarakat seperti padi, biji kakao, dan kopi.
"Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pascapanen sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani," katanya.
"Sementara pada sektor kesehatan, dukungan diarahkan pada program Saitapaias melalui pengadaan insinerator sampah untuk memperkuat pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan," tambahnya.
Dia mengatakan, melalui jalinan sinergitas ini SOL berkomitmen untuk terus menyelaraskan program CSR dengan arah pembangunan daerah. Dia juga mengatakan SOL berkomitmen agar program CSR yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
(CAN/RZD)