PLN Ungkap Penyebab Listrik di Natal Sering Tidak Stabil Saat Ramadan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Natal - Pasokan listrik di Kecamatan Natal dan wilayah sekitarnya selama bulan Ramadan dilaporkan kerap tidak stabil. Kondisi tersebut menyebabkan tegangan listrik terkadang menurun dan berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya saat waktu sahur dan berbuka puasa.
Situasi ini dinilai cukup mengganggu, terlebih pada momen Ramadhan ketika kebutuhan listrik rumah tangga cenderung meningkat.
Manager PLN Rayon Natal, Ridho, menjelaskan bahwa wilayah Natal saat ini masih disuplai melalui jaringan distribusi dari Panyabungan dengan jarak yang cukup panjang.
Kondisi tersebut menyebabkan tegangan listrik di ujung jaringan berpotensi mengalami penurunan ketika terjadi peningkatan beban, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti saat sahur dan berbuka puasa.
“Karena jarak jaringan cukup panjang dari Panyabungan menuju Natal, maka ketika beban meningkat, tegangan listrik di ujung jaringan bisa mengalami penurunan,” jelasnya, Selasa (10/3/26).
Untuk menjaga kualitas pasokan listrik, PLN terus melakukan pemantauan terhadap beban sistem serta pengaturan jaringan secara berkala.
Selain itu, tim teknis PLN di wilayah Natal juga disiagakan guna memastikan layanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik.
Sebagai solusi jangka panjang, PLN juga telah mengusulkan pembangunan gardu induk di wilayah Natal.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan kualitas tegangan listrik bagi pelanggan di kawasan tersebut.
"Namun demikian, usulan pembangunan gardu induk itu saat ini masih dalam proses perencanaan di tingkat pusat," imbuhnya.
PLN juga menyampaikan apresiasi atas pengertian masyarakat terkait kondisi yang terjadi. Pihak perusahaan memastikan akan terus berupaya meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Natal agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah selama Ramadan, dengan lebih nyaman. (RES) (WITA)











