USM Indonesia Santuni Anak Yatim dalam Buka Puasa Bersama (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan keluarga besar Universitas Sari Mutiara Indonesia (USM Indonesia) untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Ign. Washington Purba Hall, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan bertema “Ramadan Berdampak: Menguatkan Iman, Menghadirkan Manfaat Bagi Sesama” tersebut dihadiri Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr. Parlindungan Purba, Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth, Camat Medan Helvetia Gunawan Perangin-angin, civitas akademika, serta tokoh masyarakat. Acara juga menghadirkan tausyiah dari Guru Besar UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Achyar Zein.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada 40 anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan, Dr. Parlindungan Purba, mengatakan bahwa ibadah puasa tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga membawa manfaat bagi kesehatan serta pembentukan karakter manusia yang lebih baik.
Menurutnya, Ramadan menjadi momen penting untuk memperkuat ketakwaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Kita berharap melalui ibadah puasa ini kita semakin meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan dan menjadi pribadi yang lebih baik, yang selalu siap menolong serta memberi manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Parlindungan juga menambahkan bahwa USM Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kerja sama internasional dengan berbagai negara, termasuk Jepang dan Korea.
Sementara itu, Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam membentuk karakter dan nilai kemanusiaan mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan seperti buka puasa bersama dan santunan anak yatim menjadi sarana untuk menanamkan nilai empati serta kepedulian sosial di lingkungan kampus.
“Universitas Sari Mutiara Indonesia berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan yang kuat,” katanya.
Camat Medan Helvetia, Gunawan Perangin-angin, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap hubungan kerja sama antara pemerintah kecamatan dan USM Indonesia dapat terus ditingkatkan, terutama dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan kampus memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan masyarakat melalui kegiatan pendidikan maupun sosial.
“Kami berharap USM Indonesia dapat terus melahirkan generasi muda yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Medan,” ujarnya.
Dalam tausyiahnya, Prof. Achyar Zein menyampaikan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk manusia yang bertakwa dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Ia menjelaskan bahwa untuk meraih derajat tersebut diperlukan empat hal penting, yaitu ketakwaan, ilmu pengetahuan, rasa syukur, serta kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitar.
Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk memperbanyak ibadah ritual, tetapi juga momentum untuk meningkatkan ibadah sosial melalui kepedulian dan berbagi kepada sesama.
“Rasulullah SAW memberikan teladan dengan meningkatkan sedekahnya di bulan Ramadhan. Ini menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih banyak berbagi dan menebar kebaikan,” tuturnya.
(NAI/NAI)











