Sambut Mudik Lebaran 2026, Rafflesia Group Siapkan Layanan Optimal di Ruas Tol Jawa–Sumatra dan Diskon Tarif 30% (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Jakarta - Menjelang masa mudik Lebaran 2026, Rafflesia Group memperkuat kesiapan operasional di seluruh jaringan jalan tol yang dikelolanya, baik di Trans Jawa maupun Trans Sumatra. Dengan mengusung tema 'Mudik ASIK: Aman Selamat Ingat Keluarga', perusahaan fokus pada optimalisasi manajemen lalu lintas dan fasilitas pendukung demi kenyamanan pengguna jalan.
CEO Rafflesia Group, Moh. Adhi Resza, menegaskan bahwa koordinasi menyeluruh dengan para pemangku kepentingan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
"Kami memastikan seluruh ruas tol Rafflesia dalam kondisi baik agar perjalanan masyarakat aman, lancar, dan nyaman," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/3).
Tahun ini, penyebaran puncak arus mudik diprediksi bergeser seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA). Untuk mendukung kelancaran arus, Rafflesia Group memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% dengan rincian:
Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar: * Mudik: 15–17 Maret 2026 (Mulai 07.00 WIB). Balik: 26–28 Maret 2026 (Mulai 07.00 WIB)
Ruas Kanci – Pejagan – Pemalang: * Mudik: 15–17 Maret 2026 (Mulai 05.00 WIB). Balik: 26–28 Maret 2026 (Mulai 05.00 WIB)
Catatan: Diskon hanya berlaku untuk saldo uang elektronik yang mencukupi dan sistem yang dapat membaca asal serta golongan kendaraan.
Berdasarkan proyeksi trafik, di Trans Jawa, ruas Kanci–Pejagan diperkirakan akan melayani sekitar 1,4 juta kendaraan, sementara ruas Pejagan–Pemalang diproyeksikan mencapai 1.1 juta kendaraanselama periode mudik Lebaran. Sementara itu di Trans Sumatra, ruas Bakauheni–Terbanggi Besardiperkirakan akan melayani sekitar 900 ribu kendaraan, dan ruas Medan–Binjai diproyeksikan mencapai 600 ribu kendaraan selama periode mudik Lebaran.
Rafflesia Group menyiagakan 22 rest area yang dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Salah satu keunggulannya adalah SPKLU Center di KM 229B ruas Trans Jawa, yang merupakan fasilitas pengisian kendaraan listrik terbesar di jaringan jalan tol dengan 14 unit SPKLU dan 26 nozzle (mendukung Ultra Fast Charging).
Selain itu, tersedia posko kesehatan, bengkel siaga, SPBU, serta area UMKM yang beroperasi 24 jam. Untuk pemudik dari arah Sumatra menuju Jawa, diterapkan skema Delay System di kantong parkir KM 87B, KM 49B, dan KM 20B guna mencegah kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.
(JW/RZD)