Bulog Sumut Sebar 4 Juta Liter Minyakita: Pedagang Nakal Jual di Atas HET Siap-Siap Ditinggal Pembeli!

Bulog Sumut Sebar 4 Juta Liter Minyakita: Pedagang Nakal Jual di Atas HET Siap-Siap Ditinggal Pembeli!
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan – Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara terus bergerak agresif untuk memastikan harga minyak goreng di tengah masyarakat tetap stabil dan terjangkau.

Sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, sebanyak lebih dari 4 juta liter Minyakita telah digelontorkan ke seluruh pelosok wilayah Sumatera Utara guna mengendalikan harga agar tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sebagai salah satu Distributor 1 (D1) resmi yang ditunjuk pemerintah, Bulog Sumut menyalurkan pasokan ini melalui berbagai kanal strategis, mulai dari pengecer di pasar tradisional, Koperasi Merah Putih, hingga jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menegaskan bahwa pihaknya menjual Minyakita kepada pedagang pengecer dengan harga Rp14.500 per liter. Dengan harga modal tersebut, ia memberikan imbauan keras agar pedagang menjual kepada masyarakat maksimal sebesar Rp15.700 per liter.

"Harapannya tidak ditemukan lagi pedagang yang menjual Minyakita di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah. Kami ingin konsumen tidak perlu risau atau merasa dirugikan saat berbelanja kebutuhan pokok," tegas Budi dalam keterangannya di Medan.

Menanggapi masih adanya temuan Minyakita yang dijual di atas HET di beberapa pasar tradisional, Budi memberikan penjelasan bahwa hal tersebut kemungkinan karena stok lama dari distributor non-Bulog. Namun, ia menjamin pengecer yang mengambil pasokan dari Bulog pasti mematuhi aturan harga.

"Di tiap pengecer resmi Bulog selalu terpasang spanduknya. Jika mereka beli dari kami, kami yakin mereka akan menjual sesuai HET," tambahnya.

Untuk memperluas jangkauan harga murah ini, Budi Cahyanto mengajak para pedagang pasar yang belum bergabung untuk segera bermitra dengan Bulog. Syarat yang ditetapkan pun tergolong sangat sederhana dan tidak berbelit-belit.

"Sangat mudah untuk menjadi mitra Bulog. Syaratnya cukup memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai pedagang pengecer dan memiliki komitmen kuat untuk menjual sesuai HET," jelas Budi.

Melalui kemitraan yang luas, Bulog Sumut optimistis rantai distribusi minyak goreng akan semakin sehat, sehingga gejolak harga yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat ditekan secara permanen.

(RZD/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi