Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PLN Pastikan Pasokan Listrik Sumatera Utara Aman dan Siagakan 3.318 Personel

Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PLN Pastikan Pasokan Listrik Sumatera Utara Aman dan Siagakan 3.318 Personel
Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PLN Pastikan Pasokan Listrik Sumatera Utara Aman dan Siagakan 3.318 Personel (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - PT PLN (Persero) memberikan jaminan kenyamanan bagi masyarakat Sumatera Utara dalam menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen ini diperkuat dengan peninjauan langsung kesiapan infrastruktur dan personel oleh jajaran direksi pusat dan wilayah pada Kamis (12/3).

Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, melakukan inspeksi ke sejumlah titik vital, termasuk Control Centre UP2B Sumbagut dan Distribution Control Center (DCC) UP2D Sumatera Utara. Kunjungan ini bertujuan memastikan sistem pemantauan real-time berjalan optimal selama periode siaga.

"Kami terus memperkuat keandalan sistem melalui teknologi dan pemeliharaan preventif. Tujuannya satu: agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan," ujar Haryadi.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, memaparkan bahwa secara teknis, kondisi kelistrikan di Sumatera Utara saat ini berada dalam posisi surplus yakni Daya Mampu: 2.323 Megawatt (MW). Beban Puncak: 2.210 MW dan Cadangan Daya: 113 MW.

Dengan angka tersebut, PLN optimis kebutuhan listrik masyarakat selama puncak perayaan Idulfitri akan terpenuhi dengan stabil.

Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di seluruh wilayah kerja. Selain itu, PLN juga menyiapkan 384 posko siaga kelistrikan yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung, di antaranya 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, serta 22 unit truk crane guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.

Selain mengamankan jaringan umum, PLN menetapkan 54 lokasi prioritas (VVIP). Fokus utama pengamanan tertuju pada fasilitas publik dan rumah ibadah, di antaranya Transportasi: 3 Bandara utama di Sumatera Utara. Rumah Ibadah: 34 Masjid besar, termasuk Masjid Raya Al-Mashun, Masjid Agung Medan, dan Masjid Al-Jihad yang diprediksi akan menjadi pusat pelaksanaan Sholat Idulfitri dengan jemaah melimpah.

Mundhakir menutup penjelasannya dengan memastikan bahwa seluruh infrastruktur distribusi telah melalui pengecekan optimal. "Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang andal sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat di hari kemenangan nanti," pungkasnya.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi