BOPM Wacana Kunjungi Redaksi Harian Analisa, Tingkatkan Wawasan Jurnalistik

BOPM Wacana Kunjungi Redaksi Harian Analisa, Tingkatkan Wawasan Jurnalistik
BOPM Wacana Kunjungi Redaksi Harian Analisa, Tingkatkan Wawasan Jurnalistik (analisadalily/zulnaidi)

Analisadaily.com, Medan - Sebanyak 25 pengurus Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana melakukan kunjungan ke Redaksi Harian Analisa, Sabtu (14/3/2026). Kedatangan para mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Pemimpin Redaksi Analisa, H War Djamil SH, dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di kalangan pers mahasiswa, khususnya dalam memahami proses produksi berita di lingkungan media profesional. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan langsung mengenai dunia jurnalistik yang sesungguhnya.
Dalam kesempatan itu, Pemimpin Redaksi Analisa H War Djamil SH memaparkan berbagai dinamika yang dihadapi media massa saat ini, baik di tingkat global maupun nasional. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pers, terutama dengan hadirnya media daring (online) yang menyajikan informasi secara cepat dan real time.
"Koran esok terbit, sedangkan informasi di media online bisa langsung tersebar dalam hitungan detik. Perbedaan kecepatan ini memang sangat terasa," ujar War Djamil.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kecepatan bukanlah satu-satunya ukuran dalam dunia jurnalistik. Hal yang paling penting adalah menjaga akurasi informasi melalui proses verifikasi yang ketat sebelum berita dipublikasikan.
"Apapun medianya, prinsip utama jurnalistik tetap sama, yaitu verifikasi. Informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.
War Djamil juga menekankan pentingnya nilai berita atau news value dalam menentukan apakah suatu informasi layak dipublikasikan atau tidak. Menurutnya, berita yang memiliki nilai berita tinggi akan menjadi prioritas bagi redaksi untuk diterbitkan.
Selain itu, ia mengingatkan agar pers mahasiswa tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Pers Umum dalam menjalankan aktivitas jurnalistiknya. Dengan demikian, produk jurnalistik yang dihasilkan tetap berada dalam koridor etika profesi pers.
"Pers mahasiswa memiliki peran penting sebagai ruang belajar bagi calon-calon jurnalis masa depan. Karena itu, penting untuk selalu mengacu pada Kode Etik Jurnalistik agar informasi yang disampaikan tetap profesional dan bertanggung jawab," katanya.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Sejumlah mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar dunia jurnalistik, mulai dari proses peliputan, penyuntingan berita, hingga tantangan yang dihadapi media cetak di era digital. Seluruh pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Pemimpin Redaksi Analisa dengan penjelasan yang komprehensif.
Mengakhiri kunjungannya, rombongan pengurus BOPM Wacana yang dipimpin oleh Pemimpin Umum Dinar Fazira Fitri berkesempatan meninjau ruang redaksi Harian Analisa. Dalam peninjauan tersebut, para mahasiswa mendapat penjelasan mengenai alur kerja redaksi serta proses produksi berita dari Sekretaris Redaksi, Zulnaidi.

(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi