Mobil Pengangkut Sampah di Dairi Kebanyakan Usia Tua

Mobil Pengangkut Sampah di Dairi Kebanyakan Usia Tua
Oloan Hasugian Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Dairi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sidikalang - Mobil pemungut sampah di Kabupaten Dairi kebanyakan kendaraan usia tua.

Hal itu disampaikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Oloan Hasugian di Sidikalang, Selasa (17/3).

Dijelaskan, lembaga ini memiliki truk sebanyak 12 unit.

“Kalau dicermati secara fisik, sudah lebih banyak umur tua,” kata Oloan.

Karenanya, sopir diarahkan hati-hari selama mengoperasikan arnada,

“Kita pesankan, ini kendaraan lawas, jadi, jangan kencang-kencang. Injak rem juga mesti perasaan. Utamakan keselamatan,” kata Oloan.

Dijelaskan, sopir juga memperoleh pembekalan dari bengkel terkait perawatan ringan. Misalnya, mengingat ganti oli sesuai waktu dan setiap pagi mesti dipanaskan.

Secara umum, tim kerja merasa bahwa alat transportasi itu seperti milik sendiri karena nafkah mereka diperoleh melalui kerja di sana.

“Kita sudah masukkan proposal ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendapatkan bantun truk sampah dan armada pendukung. Proposal juga dialamatkan ke PT Inalum. Dari sisi urgensi, memang sangat dibutuhkan mobil layanan baru. Kalau mengandalkan APBD, kondisi keuangan kita masih efisiensi,” kata Oloan.

Diakui, dari 15 kecamatan di daerah otonom ini, Berampu, Lae Parira, Tanah Pinem dan Siempat Nempu Hilir belum tersentuh.

“Jujur, dari jumlah penduduk, layanan pemungutan masih di angka 30 persen. Penanganan lebih fokus di kawasan padat penduduk dan perkotaan. Di Sidikalang, masih ada beberapa desa belum tersentuh,” kata Oloan.

(SSR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi