Perkuat Ekonomi Desa, Wabup Taput Pimpin Peletakan Batu Pertama Gerai Koperasi Merah Putih (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Siatas Barita – Langkah nyata untuk memperkuat sendi-sendi ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) resmi dimulai.
Wakil Bupati Taput, Deni Lumbantoruan, menghadiri sekaligus memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Desa Sidagal, Kecamatan Siatas Barita, Selasa (17/3).
Pembangunan gerai ini nantinya akan mencakup wilayah pelayanan untuk Desa Sidagal, Simanampang, dan Lobu Hole. Kehadiran gerai ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga setempat.
Dalam sambutannya, Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa pembangunan gerai KDMP bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis pemerintah untuk menciptakan sistem ekonomi yang mandiri dan berbasis usaha bersama.
"Pembangunan gerai KDMP ini adalah langkah strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat yang berbasis koperasi. Gerai ini akan menjadi pusat pemasaran produk lokal sekaligus wadah pengembangan usaha masyarakat," ujar Deni di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memiliki komitmen penuh untuk menjadikan koperasi sebagai pilar utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.
Salah satu poin penting dalam percepatan pembangunan ini adalah dukungan penuh dari warga sekitar. Wabup Deni menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah dengan sukarela menyerahkan lahan mereka demi kepentingan umum.
"Terima kasih kepada masyarakat yang telah menyerahkan lahannya untuk mendukung percepatan perwujudan KDMP. Ini adalah bentuk kerja sama yang luar biasa demi peningkatan kesejahteraan kita bersama," pungkasnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan Gerai KDMP dapat segera beroperasi dan menjadi etalase utama bagi produk-produk unggulan desa, sehingga mampu memutus rantai distribusi yang panjang dan meningkatkan pendapatan langsung para petani serta pelaku UMKM di Tapanuli Utara.
(CAN/RZD)