Menjaga Warisan, Membangun Ekonomi: Harangan Girsang Paradise Jadi Role Model Ekowisata Berkelanjutan di Danau Toba (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Simalungun – Di tengah pesatnya pembangunan kawasan super prioritas Danau Toba, sebuah permata tersembunyi di Kabupaten Simalungun mulai mencuri perhatian dunia akademik dan praktisi pariwisata.
Desa Wisata Ekowisata Harangan Girsang Paradise kini menjadi sorotan berkat komitmennya dalam menerapkan standar internasional pariwisata berkelanjutan.
Sebuah penelitian terbaru yang dipimpin oleh Dr. Marciella Elyanta, S.ST.Par., M.M. dari Politeknik Pariwisata Medan mengungkapkan bahwa desa wisata yang masih berada di tahap awal perkembangan ini justru menunjukkan performa gemilang dalam menjaga jati dirinya.
Menggunakan kerangka kerja Global Sustainable Tourism Council (GSTC) — standar emas dunia untuk keberlanjutan — riset ini menemukan fakta menarik. Pilar Keberlanjutan Budaya mendapatkan skor tertinggi dibandingkan aspek lainnya.
"Masyarakat lokal di Harangan Girsang Paradise sangat kuat dalam memegang teguh tradisi dan nilai-nilai lokal. Inilah yang dicari wisatawan modern: pengalaman autentik yang tidak bisa ditemukan di tempat lain," ujar Dr. Marciella dalam laporannya, Kamis (18/3/2026).
Meski secara umum masuk dalam kategori "Sangat Baik", penelitian ini memberikan catatan penting bagi masa depan desa. Keberhasilan sebuah desa wisata tidak boleh hanya diukur dari banyaknya turis yang datang, melainkan dari seberapa merata manfaat ekonomi yang dirasakan warga.
Beberapa poin krusial yang menjadi rekomendasi dalam riset ini antara lain:
Pemerataan Ekonomi: Memperkuat rantai nilai pariwisata agar manfaatnya tidak hanya berhenti di segelintir pihak, tetapi menjangkau UMKM lokal.
Lampu Kuning Lingkungan: Pentingnya sistem pengelolaan limbah dan pengurangan plastik untuk menjaga kelestarian alam hutan Girsang yang menjadi daya tarik utama.
Partisipasi Aktif: Masyarakat bukan sekadar penonton, melainkan pemegang kendali dalam perencanaan dan pengelolaan desa.
Riset Dr. Marciella menegaskan bahwa mumpung masih dalam tahap awal, Harangan Girsang Paradise memiliki peluang emas untuk membangun "benteng" tata kelola yang kuat sebelum arus wisatawan semakin besar.
Dengan menjadikan standar GSTC sebagai kompas, desa ini membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan bukanlah beban, melainkan investasi jangka panjang. Harangan Girsang Paradise adalah bukti nyata bahwa langkah besar untuk menyelamatkan bumi dan menyejahterakan warga bisa dimulai dari sebuah desa di tepian Danau Toba.
Oleh: Dr. Marciella Elyanta, S.ST.Par., M.M. adalah akademisi senior di Politeknik Pariwisata Medan
(JW/RZD)