CMK menerapkan Good Governance, yang merupakan fondasi
utama dalam membangun bisnis yang berintegritas dan berkelanjutan. (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Central Mega Kencana (CMK) menegaskan penerapan prinsip tata kelola perusahaan (Good Governance) dalam operasional bisnis perhiasannya.
Perusahaan menyebut praktik tersebut mencakup kepatuhan pajak dan kepabeanan, pengadaan bahan baku yang bertanggung jawab, serta pencegahan tindak pidana pencucian uang.
Chief Operation Officer CMK, Petronella Soan, mengatakan seluruh proses bisnis dijalankan secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk dalam pemenuhan kewajiban terhadap negara.
“Di Central Mega Kencana, kami menerapkan Good Governance, yang merupakan fondasi
utama dalam membangun bisnis yang berintegritas dan berkelanjutan. Kami memastikan setiap aspek operasional, mulai dari kepatuhan pajak dan kepabeanan, responsible sourcing, hingga pencegahan pencucian uang, dijalankan secara disiplin dan transparan,” ujar Petronella Soan, Chief Operation Officer Central Mega Kencana.
“Kepercayaan adalah aset terbesar dalam industri perhiasan. Karena itu, kami berkomitmen untuk menjaga standar tata kelola yang tinggi, memastikan seluruh kewajiban terhadap negara dipenuhi dengan penuh tanggung jawab, setiap berlian yang kami gunakan berasal dari sumber
yang sah dan bebas konflik, dan setiap transaksi dilakukan secara akuntabel. Kami percaya, tata kelola yang kuat adalah kunci untuk membangun legacy jangka panjang,” tambahnya.
Dalam aspek perpajakan dan kepabeanan, CMK menyatakan telah menjalankan kewajiban sesuai ketentuan. Perusahaan juga mengimpor berlian untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, seiring keterbatasan pasokan dalam negeri. Proses tersebut, menurut CMK, dilakukan melalui jalur resmi.
Di sisi pengadaan bahan baku, CMK menyebut menggunakan berlian alami yang diklaim berasal dari sumber bebas konflik. Perusahaan juga melakukan pemeriksaan internal terhadap bahan baku sebelum digunakan dalam produksi.
Sementara itu, penerapan transparansi transaksi disebut menjadi bagian dari upaya pencegahan pencucian uang, termasuk melalui pencatatan dan identifikasi pelanggan.
CMK juga menyampaikan telah menerima sejumlah penghargaan dari otoritas perpajakan dan kepabeanan terkait kepatuhan administrasi.
Selain itu, perusahaan menyebut menjalankan sejumlah inisiatif lain, seperti penggunaan material berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia, serta pemberdayaan komunitas.
Langkah-langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha di industri perhiasan secara terstruktur.
(DEL)