Analisadaily.com, Tanjungmorawa - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Benih Induk Padi Tanjungmorawa terus berupaya memproduksi benih padi berkualitas guna memenuhi kebutuhan petani. Hasil panen tersebut akan dijadikan benih berlabel ungu Inpari 32.HDB.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sumatera Utara, Fariz H. Hutagalung, mengatakan pihaknya kembali melakukan panen padi yang akan dijadikan benih berlabel ungu sebelum disalurkan kepada para penangkar dan selanjutnya dijual kepada petani.
“Hari ini kita kembali melakukan panen padi yang nantinya dijadikan benih berlabel ungu untuk para penangkar, sebelum dijual ke petani,” ujarnya usai panen di lahan UPTD Benih Induk Padi Tanjungmorawa, Jalan Lintas Sumatera Medan–Lubukpakam Km 24, Kamis (26/3/2026).
Dia menjelaskan, varietas padi Inpari 32 HDB yang ditanam sejak Desember 2025 di lahan seluas 11 hektare tersebut dipersiapkan sebagai stok benih untuk musim tanam mendatang. “Hari ini kita panen di areal seluas 4 hektare. Sebelumnya, pada bulan puasa kita sudah memanen 3 hektare, dan minggu depan 4 hektare lagi akan dipanen,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Benih Induk Padi Tanjungmorawa, Roedy Fahrizal, menyebut varietas Inpari 32 HDB dipilih karena menjadi primadona di kalangan petani.
Selain tahan terhadap serangan penyakit hawar daun bakteri (kresek), varietas ini memiliki umur panen sekitar 116–120 hari setelah sebar, potensi hasil tinggi mencapai 8,4–9 ton per hektare, jumlah anakan produktif yang banyak, serta menghasilkan nasi yang pulen.
“Kami menanam varietas padi yang sesuai dengan preferensi petani untuk dijadikan benih,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan lahan seluas 11 hektare tersebut mampu menghasilkan sekitar 38,5 ton benih padi, dengan asumsi produksi rata-rata 3,5 ton per hektare. “Mudah-mudahan cuaca dan iklim mendukung sehingga target produksi dapat tercapai,” pungkasnya.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, antara lain Sekretaris Dinas Yusfahri Perangin-angin, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Heru Suwondo, Kepala Bidang Hortikultura Lambok Turnip, Kepala UPTD PTPH dan PMKP H. Marino, serta Kepala UPTD Tanaman Palawija Tanjung Selamat Minarni.(REL/MUL)











