Mudik Lebaran 2026: Volume Kendaraan di Tol Medan-Binjai Naik 12 Persen, Angka Kecelakaan Nihil (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Medan-Binjai terpantau berjalan lancar. PT Medan Binjai Toll (MBT) bersama PT Hakaaston (HKA) mencatat adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan namun tetap terkendali selama periode mudik tahun ini.
Manager Teknik Operasi dan Pemeliharaan PT Medan Binjai Toll, Abdul Arif Amrulloh, mengungkapkan bahwa lonjakan trafik mulai terlihat sejak 16 Maret 2026 atau H-5 menjelang Idul Fitri.
Berdasarkan data yang dihimpun pada periode 16-22 Maret 2026, tercatat total 517.723 kendaraan melintasi ruas tol tersebut. Kenaikan dibanding lalu lintas normal: 12,38% dan Kenaikan dibanding mudik tahun lalu: 0,34%.
Kabar baik datang dari sisi keselamatan jalan raya. Arif menegaskan bahwa selama periode arus mudik dan balik 2026, tidak ditemukan adanya kasus kecelakaan di Tol Medan-Binjai.
"Ini menjadi capaian yang sangat baik. Sebelumnya, kami telah melakukan berbagai langkah preventif seperti operasi Over Dimension Over Load (ODOL), pengecekan Microsleep bagi pengemudi yang mengantuk, serta operasi simpatik bagi pengguna jalan," jelas Arif dalam keterangannya, Jumat (26/3).
Guna memastikan kenyamanan pemudik, MBT menyiagakan infrastruktur pendukung sebagai berikut, Personel: 150 orang petugas siaga, Peralatan: 3 unit mobile reader dan 8 kendaraan layanan lalu lintas dan Rest Area: Pengoperasian Rest Area KM 10 A dan B yang melayani rute Medan-Aceh (PP).
Rest Area KM 10 menjadi titik krusial bagi pemudik dengan fasilitas lengkap mulai dari parkir berkapasitas 500+ kendaraan, area UMKM, masjid, toilet, ATM mobile, hingga layanan cek kesehatan gratis dan SPBU Modular. Puncak kepadatan di rest area tercatat pada H+1 lebaran dengan total 1.399 kendaraan dalam satu hari.
PT Medan Binjai Toll mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan dan memastikan saldo kartu uang elektronik (e-toll) mencukupi guna menghindari antrean di gerbang keluar.
Pengguna jalan yang mengalami kendala atau melihat tindak kejahatan dapat menghubungi Call Centre Tol Medan-Binjai di nomor 150700.
(JW/RZD)