Mayat yang ditemukan di Sungai Aek Baringin dievakuasi. (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Aek Natas - Seorang warga yang sedang memancing menemukan sesosok mayat tersangkut di pelepah sawit di aliran Sungai Aek Baringin, Lingkungan Aek Baringin, Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Puskesmas Bandar Durian untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan dugaan sementara, korban hanyut akibat derasnya arus sungai yang meningkat setelah hujan lebat mengguyur wilayah Aek Natas.
Kepala Lingkungan Aek Baringin, Arifin, saat ditemui awak media menjelaskan bahwa peristiwa hanyutnya korban diduga terjadi sehari sebelumnya, Sabtu (28/3/2026). Saat itu, curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Aek Baringin meningkat.
“Korban yang baru pulang dari kebun mencoba menyeberangi sungai untuk kembali ke rumah. Namun, karena arus cukup deras, korban diduga terseret hingga ratusan meter,” ujarnya.
Ia menambahkan, korban sehari-hari bekerja sebagai buruh harian dan tinggal bersama dua cucunya. Aktivitasnya kerap mengharuskannya menyeberangi sungai untuk bekerja di kebun warga.
“Pada saat kejadian hingga malam hari, pihak keluarga belum menyadari korban hilang sehingga belum sempat melaporkan kepada kami,” tambahnya.
Keesokan harinya, seorang warga yang memancing melihat jasad korban tersangkut di pelepah sawit yang tumbang di aliran sungai. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan dan diteruskan ke pihak kepolisian.
“Petugas bersama warga langsung melakukan evakuasi. Setelah diangkat ke darat, baru diketahui bahwa korban merupakan warga kami,” jelas Arifin. Usai proses penanganan, jenazah korban telah dibawa ke rumah anaknya di Desa Aek Paminke untuk disemayamkan. (GT)(WITA)











