Dinilai Tak Peduli, Warga Kelurahan Besar Martubung Minta Kepling VIII dan IX Diganti

Dinilai Tak Peduli, Warga Kelurahan Besar Martubung Minta Kepling VIII dan IX Diganti
Reza Pahlevi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Puluhan warga Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, mengadu ke DPRD Medan terkait Kepala Lingkungan (Kepling) VIII dan IX yang dinilai tidak peduli terhadap kepentingan dan kenyamanan umum. Warga menginginkan kedua kepling tersebut sebaiknya diganti.

Dalam surat pengaduan warga ke DPRD Medan yang ditandatangani puluhan warga tertanggal 4 Januari 2026 itu diketahui, warga lingkungan IX merasa kecewa dan kesal terhadap tindakan Kepling yang menjebol tembok komplek PT SAN/KPBN dan dijadikan akses umum lalu lalang mobil dan sepeda motor. Sehingga warga resah dan merasa tidak nyaman.

Masih dalam isi surat pengaduan warga, Kepling dituding tidak memiliki kepedulian terhadap keresahan warga. Kepling juga dinilai bertindak sesuka hati menjebol tembok dan tidak pernah berkoordinasi dengan warga. Bahkan warga menuding Kepling tidak memahami tupoksi sebagai Kepling.

Atas dasar itu pula, dalam isi surat warga ke DPRD Medan dan Walikota Medan supaya Kepling VII dan IX diganti. Karena dengan pengrusakan tembok telah menimbulkan keresahan dan ketertiban umum.

Ketika persoalan tersebut dikonfirmasi wartawan kepada Kepling VIII Dani, Senin (30/3/2026) menyebutkan, penjebolan tembok tersebut juga atas keinginan sebagian warga.

"Warga mendatangi kita dan BKM Mesjid. Maka dijebol lah tembok itu untuk memudahkan akses jalan," jelasnya.

Menyikapi pengaduan warga, Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom kepada wartawan menyarankan agar Camat dan Lurah segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

"Kita minta Camat dan Lurah supaya segera menyelesaikan masalah agar tidak berlarut larut. Camat harus mampu mengakomodir dan mencari solusi setiap masalah di wilayahnya," harap Reza asal politisi Golkar itu.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi