Analisadaily.com, Medan - Permasalahan kesuburan masih menjadi tantangan bagi banyak pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran buah hati. Di tengah perkembangan teknologi kedokteran modern, peran dokter spesialis fertilitas menjadi semakin penting dalam memberikan solusi dan harapan.
Salah satu sosok yang menaruh perhatian besar di bidang ini adalah Dr. dr. Adek Amansyah, M.Biomed, Sp.OG, Subsp. F.E.R. Ia merupakan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dengan subspesialisasi Fertilitas Endokrinologi Reproduksi yang berfokus pada penanganan masalah kesuburan dan program kehamilan.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, tempat ia menyelesaikan pendidikan spesialis obstetri dan ginekologi. Untuk memperdalam keahlian, ia melanjutkan pendidikan subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.
Tak hanya itu, ia juga mengikuti berbagai pelatihan dan program internasional, di antaranya Advanced Reproductive Technology dan Total Quality Management in ART di Monash Institute of Medical Research, Monash University, Melbourne, Australia. Ia juga menempuh pendidikan In Vitro Maturation (IVM) serta laparoskopi ginekologi di Tu Du Hospital, Ho Chi Minh City, Vietnam, serta pelatihan laparoskopi bersama Indonesian Gynecology Endoscopy Society (IGES).
Pengalaman internasionalnya semakin lengkap melalui kegiatan observasi di sejumlah klinik bayi tabung terkemuka, seperti Albury IVF dan Monash IVF Clayton Clinic di Australia, serta My Duc IVF dan Tu Du IVF di Vietnam.
Di bidang akademik, Dr. Adek juga aktif melakukan penelitian. Salah satu karya ilmiahnya berjudul “The Number of LH Receptor Could Predict the Success of Oocyte Maturity in Process of In Vitro Maturation”. Ia juga menyelesaikan pendidikan doktor (S3) di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dengan disertasi yang membahas faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan maturasi oosit dalam proses In Vitro Maturation (IVM).
Penelitian tersebut menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi reproduksi berbantu yang saat ini berkembang pesat di dunia medis.
Selain sebagai klinisi, Dr. Adek juga dikenal sebagai ahli dalam merancang dan mengelola operasional klinik bayi tabung (IVF Center). Ia merupakan penggagas sekaligus pendiri dua klinik bayi tabung di Kota Medan.
Dalam dunia pendidikan, ia aktif sebagai dosen di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Universitas Prima Indonesia, mengajar di berbagai jenjang pendidikan mulai dari S1, S2, S3 hingga program pendidikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Kepala Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di universitas tersebut.
Komitmennya terhadap profesi juga ditunjukkan melalui keaktifannya dalam berbagai organisasi nasional dan internasional, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Indonesian Gynecology Endoscopy Society (IGES), Himpunan Fertilitas Endokrin Reproduksi Indonesia (HIFERI), American Society for Reproductive Medicine (ASRM), European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE), serta Controversies in Obstetrics, Gynecology & Infertility (COGI).
Saat ini, Dr. Adek Amansyah melayani praktik di Jalan Gaharu No. 67, Medan, Sumatera Utara, setiap Senin hingga Sabtu pukul 19.00–20.00 WIB.
Dengan pengalaman, dedikasi, serta kontribusinya di bidang fertilitas, kehadiran Dr. Adek Amansyah menjadi salah satu harapan bagi pasangan yang tengah berjuang mendapatkan keturunan.











