Pemeliharaan Lingkungan PT AR Konsisten Sejak Awal Operasional

Pemeliharaan Lingkungan PT AR Konsisten Sejak Awal Operasional
Pemeliharaan Lingkungan PT AR Konsisten Sejak Awal Operasional (HIH)

Analisadaily.Com, Batang Toru - Pengelolaan dan pemantauan lingkungan di Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (AR) terus dilakukan secara konsisten sejak awal operasional pada 2012.

"Kegiatan ini mencakup inspeksi lapangan, pemantauan kualitas air, serta pengambilan sampel rutin yang diuji oleh laboratorium independen,"kata Senior Manager Mining PT AR Aris Tambunan dalam siaran persnya, Selasa,(31/3).

Dikatakan, tim di lapangan secara berkala melakukan inspeksi untuk memastikan aliran dan kualitas air tetap terjaga serta seluruh sistem pendukung berfungsi optimal.

“Pemantauan dilakukan untuk mengawasi aliran dan kualitas air di seluruh area TSF, termasuk sistem drainase dan rembesan, guna memastikan pengelolaan air tetap sesuai standar keselamatan dan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan pemantauan dilakukan melalui pengecekan langsung di lapangan maupun sistem berbasis real-time. Dengan dukungan teknologi tersebut, potensi perubahan kondisi dapat dideteksi sejak dini sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Upaya pemeliharaan ini juga didukung hasil kajian ilmiah CENAGO ITB yang menyebutkan kontribusi aktivitas industri terhadap bencana banjir dan longsor di Sumatera pada November 2025 relatif kecil.

"Secara teknis, infrastruktur di area tambang bahkan berperan sebagai penahan limpasan air yang membantu mengurangi debit aliran menuju wilayah hilir," katanya.

Dijelaskan, salah satu fasilitas yang menjadi fokus utama adalah Tailings Storage Facility (TSF), yakni tempat penampungan sisa hasil pengolahan bijih. Fasilitas ini dipantau dan dipelihara secara intensif karena berperan penting dalam pengelolaan lingkungan secara sistematis.

Aris menambahkan, TSF dirancang oleh konsultan geoteknik internasional dengan mengacu pada standar untuk mengantisipasi hujan ekstrem.

Pengawasan dilakukan secara berlapis melalui pemantauan internal, instrumentasi, inspeksi visual, pengawasan regulator, serta tinjauan independen. Fasilitas ini juga telah memenuhi standar International Committee on Large Dams (ICOLD) dan diverifikasi secara berkala.

“Fasilitas TSF dirancang mampu mengelola tambahan sekitar 2,1 juta meter kubik air saat terjadi hujan ekstrem hingga 504 milimeter dalam 72 jam. Hingga saat ini, kondisinya tetap aman dan stabil,” jelasnya.

Menurutnya, secara keseluruhan, TSF Martabe menunjukkan kinerja yang baik, termasuk saat menghadapi hujan ekstrem pada 24–26 November 2025 dengan curah hujan lebih dari 500 milimeter, yang tercatat sebagai salah satu yang tertinggi dalam 50 tahun terakhir.

"Dalam kondisi tersebut, tanggul TSF tetap memenuhi seluruh parameter keselamatan yang ditetapkan,"ujarnya

(HIH/BR)

Baca Juga

Rekomendasi