Layanan Makin Canggih, PLN Sumut Resmikan Pusat Kendali Pemulihan Gangguan di Medan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan lompatan besar dalam transformasi digital dengan meresmikan dua fasilitas strategis: Disaster Recovery Center (DRC) dan HSSE Control Center, Selasa (31/3/2026).
Kehadiran dua pusat kendali ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan gangguan kelistrikan sekaligus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh wilayah operasional Sumatera Utara.
Fasilitas DRC yang dikelola oleh UP2D Sumatera Utara berfungsi sebagai 'otak' pemulihan sistem. Dengan teknologi ini, PLN dapat memantau gangguan secara real-time dan mengendalikan proses pemulihan secara terpusat.
Hal ini menjadi krusial mengingat tantangan geografis Sumatera Utara yang rentan terhadap cuaca ekstrem. Melalui DRC, waktu pemulihan (recovery time) dapat ditekan secara signifikan, sehingga kenyamanan pelanggan tetap terjaga meski terjadi gangguan teknis maupun bencana alam.
Tak hanya fokus pada keandalan kabel dan mesin, PLN juga meluncurkan HSSE Control Center. Inovasi ini memungkinkan pengawasan langsung terhadap aktivitas petugas di lapangan melalui sistem terintegrasi.
Pusat kendali ini memastikan setiap personel mematuhi prosedur keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. Jika terdeteksi potensi risiko, tindakan mitigasi dapat segera dilakukan dari jarak jauh.
"Transformasi PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, tetapi juga memastikan seluruh personel dapat bekerja dengan aman," tegas Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, saat meresmikan fasilitas tersebut di Medan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menambahkan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya mencapai operational excellence yang berkelanjutan. Menurutnya, teknologi dan keselamatan kerja adalah dua pilar yang tidak bisa dipisahkan.
"Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan dan keamanan petugas di lapangan," ujar Mundhakir. Ia juga menekankan bahwa penguatan digitalisasi ini sejalan dengan arah transformasi PLN dalam mendukung transisi energi nasional.
Dengan beroperasinya DRC dan HSSE Control Center, PLN UID Sumatera Utara optimis dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap setiap laporan gangguan, meminimalkan risiko kecelakaan kerja melalui pemantauan ketat dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan yang stabil.
Peresmian ini turut dihadiri oleh EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan, Saleh Siswanto, yang memberikan dukungan penuh atas penguatan infrastruktur digital di wilayah Sumatera Utara.
(JW/RZD)