Analisadaily.com, Deliserdang- Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Dansatgas PKH) "Garuda"/ Pangdam XV Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto mengatakan, sampai April 2026 Satgas PKH Garuda telah menertibkan sekitar 6 juta Hektare (Ha) kawasan hutan di seluruh Indonesia. Untuk Sumatera Utara, Satgas PKH Garuda telah menertibkan sekitar 370 ribu Ha kawasan hutan.
"Sekitar 15 bulan sejak Satgas PKH Garuda ini dibentuk, kita sudah menertibkan sekitar 6 juta Ha kawasan hutan. Untuk Sumut sendiri sudah sekitar 370 ribu Ha kawasan hutan yang kita tertibkan. Penertiban kawasan hutan di Suka Margasatwa Karang Gading Langkat dan Timur Laut (SM KGLTL) ini merupakan salah satu dari 507 hutan konservasi di Indonesia yang perlu ditertibkan,"jelas Mayjen Dodi dalam sambutannya dalam kegiatan "Kick Off Pemulihan Ekosistem Hutan Mangrove Tahun 2026 Dan Sosialisasi SM KGLTL Sebagai Pusat Edukasi Konservasi Mangrove," di Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Kamis, (2/4/ 2026).
Hadir dalam kesempatan itu, Dan Satgas PKH Garuda/Pangdam XV Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, Dansatgas PKH Garuda baru, Brigjen TNI Wahyu Yuniartoto, Dansatgas PKH Korwil Sumatera Utara, Kolonel Freddy Sianturi, Direktur Pengelolaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE Sapto Aji Prabowo, S. Hut., M. Si., Direktur Penindakan Pidana Kehutanan Ditjen Gakkum Kehutanan Rudianto Saragih Napitu, S. Si., M. Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang Rio Lakadewa.
Lebih jauh, Satgas PKH Garuda, selalu berupaya memilih dan memilah persoalan dan menghargai produk hukum yang ada. Tidak mengeneralisir semua persoalan dan kami yakinkan tidak ada masyarakat yang dirugikan. "Program ini membantu kesejahteraan masyarakat. Mari timbulkan kesadaran kita, mana yang bukan hak kita kembalikan ke negara,"ungkapnya.
Mayjen Dody juga mengapresiasi Kemenhut yang sungguh-sungguh dan serius dalam menertibkan kawasan hutan. Kesungguhan dan keseriusan ini harus dilakukan secara kontinu dan konsisten agar memberi manfaat. "Kita bekerja atas ketidak tertiban kawasan hutan di Indonesia. Penegakan hukum menjadi prioritas, kita tertibkan kalau hukum berjalan dengan tegas,"sebutnya.
Direktur Pengelolaan Kawasan Konservasi Dirjen KSDAE KLHK, Sapta Aji Prabowo, SHut, MSi mengatakan, kick Off ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memilihkan kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading Langkat dan Timur Laut (SM KGLTL) yang menjadi rumah bagi 37 spesies mangrove. Sebab, keberadaan mangrove sangat penting untuk dalam kehidupan manusia seperti menahan abrasi, mengurangi polusi dan jadi tempat pemijahan satwa laut.
"Keberadaan SM KGLTL bukan berlawanan dengan masyarakat. Ini kewajiban kita semua untuk memulihkan kawasan ini. Keberadaan Satgas PKH harus dimanfaatkan untuk bisa memulihkan kawasan. Kami juga memberikan apresiasi pada semua pihak yang terlibat dalam upaya pemulihan kawasan ekosistem. Tanpa dukungan masyarakat tidak mungkin pemulihan kawasan bisa dilakukan,"sebutnya.
Sementara, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Novita Kusumawardhani, S.Hut., M.AP., M.Env menambahkan, SM KGLTL telah mengalami kerusakan sekitar 22 persen dari sekitar 14.827 Ha total luas kawasan. "Kami tidak bisa memulihkan kawasan ini sendiri, harus ada dukungan berbagai pihak. Ke depan mari bersama-sama mengawal upaya pemulihan agar setelah dilakukan penanaman tidak akan ditebang kembali,"jelasnya.
SM KGLTL, lanjut Novita, adalah satu-satunya kawasan konservasi mangrove yang ada di pesisir timur Sumatera. Peran dan keberadaannya cukup vital sebagai benteng pertahanan alami pemecah ombak laut. "Untuk pemulihan tahap awal ini kita targetkan sekitar 400 Ha, dengan target akhir nantinya mencapai 1100 Ha yang bakal kita pulihkan. Dan rencananya kawasan ini nantinya bakal dijadikan sebagai pusat edukasi mangrove dan wisata mangrove,"tukasnya.
Dalam kesempatan itu, 14 Kelompok Tani Hutan (KTH) yang berada di sekitar SM KGLTL juga mendapatkan bantuan Rp 55 juta per KTH. Juga dilakukan penanaman mangrove sekaligus menumbangkan sawit ilegal yang masih berada di kawasan SM KGLTL dengan ekskavator.










