KAI Wisata Perkuat Lini Bisnis di Medan, Dorong Kolaborasi Tingkatkan Okupansi (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - KAI Wisata terus memperkuat eksistensinya di Medan melalui pengembangan lini bisnis strategis, yaitu pengelolaan Rail Transit Hotel Medan yang baru buka bulan Agustus 2025 serta penyediaan tenaga frontliner untuk layanan kereta bandara.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan hospitality dan transportasi terintegrasi yang modern, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan, khususnya bagi pelaku perjalanan bisnis maupun wisata.
Saat ini, KAI Wisata mencatat total 86 frontliner yang beroperasi di wilayah Medan, terdiri dari 49 personel Divre, 8 personel Faspen Divre 1, dan 29 personel Railink Medan. Kehadiran frontliner ini menjadi ujung tombak pelayanan, khususnya dalam mendukung operasional kereta api bandara yang menghubungkan pusat kota dengan bandara secara cepat dan nyaman.
Selain itu, Rail Transit Hotel Medan hadir sebagai solusi akomodasi praktis dengan konsep transit hotel yang menawarkan fleksibilitas durasi menginap serta fasilitas lengkap untuk menunjang kebutuhan pelanggan, termasuk pelaku perjalanan bisnis yang membutuhkan efisiensi waktu.
KAI Wisata juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, BUMN, swasta, hingga travel agent dan korporasi, guna meningkatkan okupansi hotel serta optimalisasi layanan frontliner.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem perjalanan yang lebih terintegrasi dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Direktur Operasi KAI Wisata, Bambang Suliastowo, Kamis (9/4/2026) mengatakan, “Penguatan lini bisnis kami di Medan merupakan bagian dari strategi KAI Wisata untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan pelanggan, Kehadiran Rail Transit Hotel Medan dan dukungan frontliner untuk layanan kereta bandara menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh”.
Rail Transit Hotel Medan menawarkan 5 tipe kamar dengan total pilihan durasi menginap mulai dari 4 hingga 24 jam, memberikan fleksibilitas tinggi bagi pelanggan. Tarif kamar dimulai dari Rp395.000 hingga Rp690.000 tergantung tipe dan durasi, menjadikannya solusi akomodasi yang efisien dan kompetitif di pusat kota Medan. KAI Wisata juga melihat peluang kolaborasi yang sangat besar di Medan, baik dengan pelaku industri pariwisata maupun korporasi.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan okupansi hotel sekaligus memperluas jangkauan layanan kami kepada masyarakat. “KAI Wisata akan terus berinovasi dan membuka ruang kerja sama strategis agar dapat memberikan pengalaman perjalanan yang seamless, nyaman, dan berkelas bagi seluruh pelanggan,” tambah Bambang.
Rail Transit Hotel Medan merupakan hotel transit yang berlokasi di dalam Stasiun Medan (lantai 3) dengan konsep fleksibel (4–24 jam), cocok untuk traveler bisnis, penumpang KA bandara, maupun transit singkat. Fasilitas utama yang dimiliki meliputi:
- AC & Wi-Fi berkecepatan tinggi
- Smart TV & Internet TV (YouTube, Netflix, dll)
- Shower air panas & dingin
- Coffee & tea amenities
- Resepsionis 24 jam
- Akses langsung ke kereta bandara (Railink)
Tipe Kamar yang diberikan cukup beragam yaitu terdapat 5 tipe kamar utama:
- Superior Queen
- Superior Twin
- Deluxe Queen
- Deluxe Twin
- Executive
Dengan Harga Kamar (Flexible Stay) dan Berikut struktur harga berdasarkan durasi menginap:
1. Superior Queen / Deluxe Queen
- 4 jam: Rp395.000
- 8 jam: Rp435.000
- 12 jam: Rp475.000
- 24 jam: Rp540.000
2. Superior Twin / Deluxe Twin
- 4 jam: Rp475.000
- 8 jam: Rp515.000
- 12 jam: Rp555.000
- 24 jam: Rp620.000
3. Executive Room
- 4 jam: Rp495.000
- 8 jam: Rp535.000
- 12 jam: Rp570.000
- 24 jam: Rp690.000
“Ke depan, kami berharap Rail Transit Hotel Medan tidak hanya menjadi pilihan akomodasi, tetapi juga bagian dari ekosistem perjalanan yang terintegrasi, dengan kolaborasi yang kuat bersama berbagai mitra, kami optimistis dapat meningkatkan okupansi sekaligus menghadirkan layanan yang lebih bernilai bagi pelanggan,” tutup Bambang.
(REL/RZD)