Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Palas Tekankan Peningkatan SDM dan Tatakelola Pemerintahan

Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Palas Tekankan Peningkatan SDM dan Tatakelola Pemerintahan
Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Palas Tekankan Peningkatan SDM dan Tatakelola Pemerintahan (analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Padanglawas - Pemerintah Kabupaten Padanglawas ( Pemkab Palas) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di aula kantor bupati Padanglawas Sigalagala Jumat (10/4/2026).

Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan, sekaligus memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Padanglawas Putra Mahkota Alam Hasibuan Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution , Pj Sekretaris Daerah Panguhum Nasution, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, Padanglawas Luat Hasibuan, organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, hingga perwakilan masyarakat.
Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema ' Peningkatatan Kualitas Sumber Daya Manusia Transformasi Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan Mewujudkan Padanglawas Maju'.

Kehadiran berbagai unsur dalam Musrenbang menegaskan bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan.

Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam sambutannya menyampaikan, forum Musrenbang adalah forum strategis untuk merumuskan program pemerintah daerah satu tahun ke depan.

" Forum ini sangat penting, saling berdiskusi dan saling memberikan masukan untuk pembangunan Padanglawas ke depan," kata Putra Mahkota Alam Hasibuan.

Putra Mahkota Alam Hasibuan mengungkapkan, bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini menjaga kondusivitas daerah.

Lebih lanjut, bupati menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan fase penting dalam perjalanan RPJMD 2025–2029. Ia menyebut tahun tersebut sebagai momentum akselerasi yang akan menentukan sejauh mana visi pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Disamping itu kata Putra Mahkota Alam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penata kelola pemerinahan yang baik juga menjadi hal penting untuk menjawab perkembangan dan kemajuan zaman.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari ketimpangan ekonomi, pengangguran, hingga keterbatasan fiskal daerah.

Tahun 2027 sambung Putra Mahkota Alam adalah bagaimana menurunkan angka kemiskinan, membuka lapangan kerja seluas luasnya, meningkatnya IPM, dan kepuasan masyarakat terhadap layanan publik.

Untuk itu ia berharap, Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini mampu menghasilkan perencanaan yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga responsif terhadap dinamika global dan kebutuhan lokal.

Selain itu bupati juga menegaskan, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Padanglawas optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah Padanglawas berkomitmen untuk terus menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat, dengan menjadikan kesejahteraan sebagai tujuan utama dari setiap kebijakan yang dirumuskan," tuturnya.

Sedangkan Ketua DPRD.Padanglawas Luat Hasibuan mengatakan, agenda Musrenbang harus bisa menjadi forum untuk merumuskan agenda pemerintah daerah untuk satu tahun ke depan.

" Kita berharap Musrenbang ini jangan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi bisa merumuskan agenda strategis untuk Padanglawas lebih baik," kata Luat Hasibuan.

Sementara itu, Kepala Bapperida Padanglawas Irmansyah Nasution, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 telah melalui berbagai tahapan partisipatif, mulai dari Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan.

Proses ini menghasilkan berbagai usulan yang menjadi bahan utama dalam perumusan kebijakan pembangunan.

"Musrenbang RKPD ini merupakan titik temu dari seluruh proses perencanaan yang telah dilakukan sebelumnya. Kami memastikan adanya sinergi antara prioritas nasional, provinsi, dan kebutuhan daerah, sehingga arah pembangunan selaras dan terukur," jelasnya

(ATS/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi