Garis Keras Berantas Halinar, Tim Gabungan Sisir Seluruh Blok WBP Rutan Tarutung

Garis Keras Berantas Halinar, Tim Gabungan Sisir Seluruh Blok WBP Rutan Tarutung
Garis Keras Berantas Halinar, Tim Gabungan Sisir Seluruh Blok WBP Rutan Tarutung (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Tapanuli Utara - Tim gabungan melibatkan unsur TNI-Polri, dan petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Tarutung kembali menggelar razia insidentil terhadap seluruh blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Razia insidentil ini dilaksanakan atas instruksi Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Tarutung, Tisep Oven Harry.

Operasi dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Bobbi Cristan Sembiring.

Kepala Rutan kelas II B Tarutung, Tisep Oven Harry menegaskan, razia insidentil ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.

"Ini langkah tegas untuk deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di dalam Rutan," ujarnya, Sabtu malam (26/9).

"Dalam operasi ini kita juga menggandeng APH dari unsur TNI dan Polri sebagai wujud nyata sinergisitas antar lembaga dalam menjaga kondusifitas wilayah," tambahnya.

Dia mengatakan, razia insidentil ini wajib terus dilakukan untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan zero dari peredaran Handphone, Pungli, dan Narkoba( HALINAR) di dalam Rutan.

"Merupakan tindaklanjut komitmen kita untuk mencapai target zero HALINAR) di dalam Rutan," pungkasnya.

"Atas komitmen tersebut, saya meminta jajaran pengamanan bergerak cepat dengan dukungan penuh dari rekan-rekan TNI dan Polri," tambahnya.

Dia mengatakan, razia insidentil ini dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.

"Razia dilakukan mengedepankan pendekatan yang humanis," ucapnya.

Ka. KPR Rutan Tarutung, Bobbi Cristan Sembiring, juga menambahkan, razia insidentil ini dilakukan secara profesional dan teliti.

"Serta mengedepankan hak-hak warga binaan," ujarnya.

Dia mengungkapkan, pada saat melakukan razia tim gabungan berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang-barang terlarang dari blok dan kamar hunian WBP.

"Seluruh barang-barang terlarang hasil penggeledahan tersebut telah didata dan diinventarisir, dan akan segera dimusnahkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP)," tandasnya.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi