peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi Universitas Asahan (UNA). (Analisadaily/istimewa )
Analisadaily.co, Kisaran - Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi Universitas Asahan (UNA) yang dilaksanakan pada Agustus 2026 menjadi lebih dari sekadar agenda akademik.
Kegiatan ini diarahkan sebagai ruang pembentukan karakter, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional sekaligus menyiapkan calon leader masa depan di sektor pertanian dan perkebunan.
Kepala Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Asahan sekaligus Ketua Pelaksana PKL, Surya Fajri, S.P., M.Agr., mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu membaca persoalan, mengambil keputusan, bekerja dalam tim, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan di lapangan.
Pelaksanaan PKL ditempatkan pada sejumlah perusahaan dan unit perkebunan yang menjadi mitra pembelajaran, yakni PT Bakrie Sumatera Plantation, Gurach Batu Estate, PT ASD-Bakrie Oil Palm Seed Indonesia, PT Bakrie Sumatera Plantation, Sei Balai Estate, PT Bakrie Sumatera Plantation, Kebun Tanah Raja Estate, PT PP London Sumatera Indonesia Tbk, Gunung Melayu, PT Perkebunan Nusantara IV, Kebun Air Batu, PT Perkebunan Nusantara IV, Kebun Pulu Raja, serta PT Perkebunan Nusantara IV, Kebun Sei Dadap.
Di berbagai lokasi tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan mengenal lingkungan kerja perkebunan secara langsung, mulai dari aspek teknis budidaya, pemeliharaan tanaman, pengelolaan lahan, hingga standar kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan pengambilan keputusan dalam lingkungan profesional.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh pimpinan perusahaan serta unit perkebunan yang telah menerima, membimbing, dan menyediakan ruang belajar bagi mahasiswa," ujar Surya Fajri, Jumat (2/10/2026).
Ia juga mengapresiasi para dosen Fakultas Pertanian UNA sebagai pembimbing lapangan yang telah mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan perusahaan dan dosen menjadi bagian penting dalam memberikan pembelajaran yang terarah sekaligus membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu pertanian dalam kondisi kerja yang sesungguhnya.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada perusahaan yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan dan kepada para dosen pembimbing yang telah mendampingi mahasiswa. Keterlibatan semua pihak menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna," ujarnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia pelaksana PKL serta pihak-pihak terkait yang telah mempersiapkan, mengoordinasikan, dan mendukung kegiatan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
"Saya menilai hubungan Fakultas Pertanian Universitas Asahan dengan perusahaan perkebunan perlu terus diperkuat melalui PKL, penelitian, pengembangan teknologi, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Menurutnya, keterlibatan dunia industri dapat membantu mahasiswa memahami tuntutan profesional sekaligus membangun kemampuan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja," ujarnya.
Surya Fajri berharap mahasiswa Agroteknologi mampu menjadikan setiap proses di lapangan sebagai bekal untuk membangun kapasitas diri. Dari perkebunan, mereka tidak hanya belajar bagaimana bekerja, tetapi juga bagaimana menjadi pribadi yang mampu memimpin, mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pertanian serta pembangunan Kabupaten Asahan.
"Dengan dukungan UNA, perusahaan mitra, dosen pembimbing, panitia, dan seluruh pihak terkait, PKL diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran yang melahirkan generasi pertanian yang kompeten, profesional, dan siap menjadi leader masa depan," tegasnya.
(ARI/DEL)