Terobos Palang Pintu hingga Disambar Kereta Api, KAI Sumut Imbau Warga Tertib di Perlintasan Sebidang

Terobos Palang Pintu hingga Disambar Kereta Api, KAI Sumut Imbau Warga Tertib di Perlintasan Sebidang
Terobos Palang Pintu hingga Disambar Kereta Api, KAI Sumut Imbau Warga Tertib di Perlintasan Sebidang (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara kembali menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan serta meningkatkan kedisiplinan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.

Langkah ini penting dilakukan demi mencegah terulangnya insiden kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan jiwa maupun kelancaran operasional perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api angkutan CPO relasi Stasiun Belawan menuju Stasiun Perbaungan dengan sebuah becak motor.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang resmi yang dijaga petugas pada Jalur Perlintasan Langsung (JPL) nomor 11, Kilometer 15+436, petak jalan Stasiun Batang Kuis–Stasiun Araskabu, pada Senin (12/10) sekitar pukul 07.12 WIB.

"Berdasarkan keterangan petugas penjaga perlintasan dan warga di lokasi kejadian, pengendara becak motor diduga menerobos palang pintu yang sudah dalam posisi tertutup. Hal itu membuat insiden benturan tidak dapat dihindarkan," ujar Anwar.

Dampak dari kecelakaan tersebut, korban langsung dievakuasi oleh masyarakat sekitar bersama petugas menuju RS Patar Asih, Lubuk Pakam, guna mendapatkan perawatan medis secara cepat.

Merespons terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut, petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) bersama tim keamanan KAI bergerak cepat mengamankan lokasi jalur kereta. Pihak KAI juga berkoordinasi intensif dengan personel Satuan Lalu Lintas Polres Batang Kuis untuk penanganan proses hukum dan lalu lintas lebih lanjut.

Di lokasi kejadian, masinis sempat menghentikan laju rangkaian kereta api untuk melakukan pemeriksaan kondisi sarana. Setelah dipastikan seluruh rangkaian dalam kondisi aman dan layak beroperasi, pada pukul 07.14 WIB kereta api kembali melanjutkan perjalanannya menuju Stasiun Perbaungan.

"KAI Sumut mengingatkan bahwa kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak. Oleh karena itu, seluruh pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta api dan menunggu hingga palang pintu terbuka kembali sebelum melintas," kata Anwar.

Anwar menegaskan kembali bahwa setiap pengendara wajib hukumnya untuk berhenti begitu sinyal peringatan berbunyi dan palang pintu mulai bergerak menutup. Ia meminta masyarakat tidak memaksakan diri menerobos perlintasan demi keselamatan bersama.

"KAI Divre I Sumatera Utara kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi seluruh rambu dan sinyal lalu lintas di perlintasan sebidang demi menjaga keselamatan diri sendiri serta perjalanan kereta api," pungkas Anwar.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi