Pemko Langsa Terima Penghargaan MURI (Analisadaily/Sudirman)
Analisadaily.com, Langsa - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian rekor pembukaan 1.186 rekening Saku Valas BCA Syariah.
Selain itu, rangkaian HUT Pemko Langsa ini juga meluncurkan program nikah gratis, menyantuni 2.028 anak yatim, lima kegiatan pelatihan gratis bagi masyarakat usia 17-40 dan lainnya.
Upacara peringatan HUT Pemko Langsa dengan mengusung tema “Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat Menuju Langsa Juara". Jeffry Sentana S. Putra langsung menjadi pembina upacara dan komandan upacara Reza Ardiansyah, S.STP., M.SP dan diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, KNPI, mahasiswa, pelajar, Pramuka, serta berbagai elemen masyarakat.
Kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris, serta bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Langsa.
Dalam amanatnya, Jeffry Sentana S Putra menyampaikan, HUT ke-25 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, mengevaluasi perjalanan pembangunan, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan masa depan Kota Langsa yang lebih baik.
“25 tahun perjalanan Kota Langsa merupakan perjalanan panjang yang di dalamnya terdapat sejarah, tantangan, perjuangan, pengabdian, keberhasilan, serta berbagai pembelajaran yang sangat berharga,” ujarnya.
Kemudian, pembangunan Kota Langsa tidak dapat dilakukan oleh satu orang, satu kelompok, ataupun satu pemerintahan semata, tetapi membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, pemuda, perempuan, komunitas, hingga aparatur pemerintahan.
"Atas nama Pemerintah Kota Langsa, saya apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama 25 tahun telah ikut menjaga, membangun, dan membesarkan Kota Langsa,"ujarnya lagim
Memasuki usia ke-25, sambung Jeffry, pembangunan harus diarahkan tidak hanya pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesempatan kerja bagi generasi muda, pelestarian lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.
Perkuat Keterampilan dan Peluang Kerja
Sebagai bagian dari Program Langsa Juara serta upaya meningkatkan daya saing masyarakat, Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan akan melaksanakan pelatihan life skill development tahap kedua bagi 210 warga berusia 17-40 tahun.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat sehingga mampu memanfaatkan peluang kerja di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Selain itu, pemerintah daerah sedang mengusulkan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) tahap ketiga dengan jumlah calon penerima sebanyak 23.869 kepala keluarga.
Dia juga memaparkan update terbaru dari Kementerian Sosial untuk proses Jadup Tahap III sebanyak 19.512 KK dari 23.869 KK yang kita usulkan dan saat ini sudah di Kementerian Keuangan. "Alhamdulillah, ini semua berkat doa masyarakat Kota Langsa," ujarnya.
(DIR/WITA)











