Kapolres P.Sidimpuan AKBP Noval Fokus Berantas Bandar Narkoba, PWI Tabagsel Dukung Penuh (IAN)
Analisadaily.com, Padangsidimpuan - Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky SH.SIK.MH menegaskan jajarannya fokus memberantas peredaran narkoba, terutama memburu bandar dan jaringan pengedar.
"Saya mengajak insan pers khususnya PWI Tabagsel bersinergi mendukung upaya pemberantasan narkoba melalui pemberitaan yang edukatif dan fungsi kontrol sosial,"ujarnya, saat menerima audiensi Panitia Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabagsel di ruang kerjanya, Mapolres Padangsidimpuan, Rabu, (21/10).
Dikatakan, ia telah menginstruksikan jajaran agar memprioritaskan penindakan terhadap bandar dan pengedar yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
“Sekarang kita sedang berperang, terutama melawan narkoba. Saya sudah meminta jajaran agar fokus mencari bandar dan pengedar,”ucapnya.
Menurutnya, penanganan penyalahgunaan narkotika juga perlu memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
"Pengguna yang memenuhi persyaratan rehabilitasi perlu mendapatkan penanganan sesuai ketentuan, sedangkan bandar dan pengedar harus ditindak tegas,"katanya.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah dan insan pers.
“Kalau kita berbicara pemberantasan narkoba, penanganannya harus komprehensif. Ini kejahatan luar biasa dan lintas negara. Karena itu, perlu kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Noval mengungkapkan, selama bertugas di P.Sidimpuan, dia telah berkomunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.
"Dari berbagai pertemuan itu, persoalan narkoba menjadi salah satu perhatian yang banyak disampaikan kepadanya,"ungkapnya.
Karena itu Noval berharap, media dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba sekaligus memberikan informasi yang mendorong partisipasi masyarakat dalam memerangi peredarannya.
Disisi lain, Noval juga memaparkan tantangan yang dihadapi Polres P.Sidimpuan dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum.
"Saat ini Polres P.Sidimpuan memiliki 282 personel untuk melayani sekitar 240.000 penduduk yang tersebar di enam kecamatan. Jumlah itu masih menjadi tantangan dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,"katanya.
“Banyak persoalan timbul karena kurangnya komunikasi, adanya prasangka, atau rasa sungkan untuk menyampaikan sesuatu. Karena itu, kita perlu membangun komunikasi. Dengan duduk bersama dan berdiskusi, kita bisa mencari solusi,” katanya.
Noval juga mengharapkan wartawan tidak ragu memberikan kritik dan masukan terhadap pelayanan kepolisian.
“Kami terbuka terhadap kritik dan koreksi. Kalau ada hal yang perlu diperbaiki dalam pelayanan kepolisian, silakan disampaikan. Itu menjadi masukan bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depan,” ujarnya.
Ditambahkannya, pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
"Kebebasan pers dan keberadaan berbagai organisasi wartawan merupakan bagian dari perkembangan demokrasi yang perlu diiringi peningkatan kompetensi serta profesionalisme,"ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Tabagsel H. Kodir Pohan menyambut baik keterbukaan
Kapolres P.Sidimpuan dalam membangun komunikasi dengan insan pers.
"Hubungan kemitraan antara kepolisian dan wartawan terus terjaga, terutama dalam mendukung pemberantasan narkoba dan penyampaian informasi kepada masyarakat,"katanya.
Kodir mengatakan, sinergi kepolisian dan pers penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba sekaligus mendorong kepedulian bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Lebih lanjut Kodir menjelaskan, audiensi tersebut juga merupakan bagian dari silaturahmi Panitia Konferensi PWI Tabagsel sekaligus menyampaikan rencana pelaksanaan konferensi organisasi wartawan tersebut.
Sementara itu, Ketua panitia Armansyah Nasution memperkenalkan jajaran yang hadir serta menjelaskan konferensi merupakan agenda organisasi untuk menentukan kepemimpinan dan memperkuat keberlangsungan PWI Tabagsel kedepan.
(IAN/BR)