Gunung Pantara Satu-satunya PMA

Oleh: T. Alkisah. EMPAT tahun lalu, tepatnya pada 2010, investor asing (PMA) membuka sebuah perusahaan di Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka Batubara.

Perusahaan tersebut adalah Gunung Pantara Barisan yang mengolah dan memproduksi bahan bangunan semen. Sebelum dan sesudah Gunung Pantara Barisan, tidak ada PMA lainnya yang dibuka di Batubara.

Humas Gunung Pantara Barisan Abdul Kadir saat dihubungi baru-baru ini mengakui hal itu. Gunung Pantara Barisan satu-satunya PMA yang ada di Batubara. Kehadiran PMA tersebut jelas sangat bermanfaat bagi warga dan lingkungan sekitar. Dari sisi tenaga kerja misalnya, 70 persen di antaranya adalah putra daerah.

Tenaga teknisi, kepala bagian, pimpinan dan maanajemennya yang jumlahnya tidak banyak, merupakan pekerja profesional yang berasal dari luar daerah.

Produksi semen Gunung Pantara Barisan diekspor bukan hanya untuk dalam tapi juga luar negeri. Sedangkan bahannya diimpor dari daerah lain.

Selama tiga tahun kondisi seperti itu berlangsung secara baik, aman dan laancar. Setelah itu pada Oktober 2013, Gunung Pantara Barisan bergabuing dengan PT Semen Andalas.

Berkat gabungan tersebut kini baik Gunung Pantara Barisan maupun PT Semen Andalas kondisinya semakin kuat dan utuh. Operasionalnya tetap lancar.

Manajemen Pantara Barisan saat ini berusaha keras melakukan pembinaan dan pembenahan sekaligus meningkatkan produksi perusahaan itu. Dan hal tersebut diyakini mudah-mudahan tercapai.

Lalu bagaimana konstribusi sosialnya kepada lingkungan. Yang namanya program Corporate Sosial Responsibility (CSR) Gunung Pantara Barisan tetap ada dan disalurkan untuk kepentingan warga masyarakat.

Apa itu misalnya, perbaikan, pemeliharaan dan perawatan jalan umum terutama pada dua desa, yaitu, Kuala Indah sebagai lokasi proyek dan Kuala Tanjung.

Musim hujan, jalan-jalan pada dua desa itu digenangi air dan berlumpur Jalan berair dan berlumpur tersebut diusahakan untuk dikeringkan.

Ketika musim panas, jalan-jalan yang ada berabu. Abu jalan itu beterbangan ke sisi jalan dan rumah-rumah warga. Gunung Pantara Basrisan menyiram jalan yang berabu tersebut untuk memudahkan warga dan masyarakat yang setiap saat melintasinya.

Demikian juga bila ada rumah warga yang dindingnya retak akibat goncangan truk yang melintas mengangkut produksi semen perusahaan, Gunung Pantara Barisan sekali lagi berpartisipasi ikut memperbaiki. Jadi jalan dan rumah warga senantiasa mendapat perhatian manajemen perusahaan sebagai wujud dan bukti nyata kepedulian kepada lingkungan.

Abdul Kadir menepis isu adanya warga sekitar yang tidak senang akan kehadiran PT Gunung Pantara Barisan di Desa Kuala Indah. Mudah-mudahan, kehadiran PT Gunung Panatara Barisan yang kini bergabung dengan Semen Andalas itu semakin dirasakan manafaatnya oleh warga sekitar. 

 

()

Baca Juga

Rekomendasi