Tapsel, (Analisa). Bupati Syahrul M Pasaribu meresmikan Pondok Pesantren Mangaraja Panusunan Achir Hasibuan di Desa Gunung Pargarutan Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (23/6).
Peresmian ditandai penandatanganan prasasti oleh Bupati Syahrul M. Pasaribu didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Amran Hasibuan, Asisten III Buchori Siregar dan para pimpinan SKPD.
Bupati Syahrul mengharapkan, keberadaan pondok pesantren menjadi salah satu wadah mendidik anak anak, baik ilmu agama maupun ilmu lainnya.
"Kami akan tetap mendukung setiap keinginan masyarakat untuk maju dan berkiprah dalam membangun Tapsel. Bila masyarakat semakin aktif dan berperan sesuai kemampuan yang ada, maka beban pemerintah akan semakin ringan dan percepatan pembangunan yang kita inginkan bersama akan segera terwujud, " ujarnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Hendri Harahap mengatakan, pendidikan adalah hak semua orang, selagi masih ada kemauan, kekurangan bukanlah penghalang untuk menjadi orang yang ingin sukses dan berpendidikan.
Sebagai makhluk yang memiliki akal dan pikiran, katanya, mustahil tidak memiliki cita cita, meski terkadang hal itu sering tertunda. "Hal inilah salah satu yang mendorong yayasan untuk mendirikan pondok pesantren ini, yang mengedepankan sistim pendidikan dengan pola mengasuh santri dan santriwati berdasarkan alquran dan al hadist dalam mengambil tindakan yang tepat pada sasarannya, " tuturnya.
Pimpinan yayasan Candra Hasibuan mengungkapkan, begitu dibuka pendaftaran, hanya beberapa hari jumlah murid yang ditargetkan yaitu 90 orang untuk 3 kelas sudah tercapai. Bahkan masih banyak lagi yang ingin mendaftar, tetapi daya tampung terbatas, maka terpaksa ditolak.
"Ini mengingat di Ponpes semuanya gratis, baik asrama, pakaian dan kebutuhan makanan setiap hari. Adapun jumlah guru sampai saat ini sudah ada 25 orang, dengan demikian persiapan dan pelaksanaan ajaran baru telah siap dan tidak ada kendala lagi", ujarnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Tapsel Amran Hasibuan sangat berterima kasih pada yayasan, dimana telah membantu pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur secara komplit.
"Kami yakin keikhlasan keluarga dalam membangun ponpes ini akan menjadi amal jariah yang akan memperoleh pahala disisi Allah SWT, dan secara umum telah ikut membentuk watak dan prilaku anak- anak dalam meniti masa depan, yang muaranya sudah barang tentu akan berdampak positif bagi daerah ini, "katanya. (hih)











