Lhoksukon, (Analisa). Puluhan hektare tanaman padi di Gampong (desa) Matang Baroh, Kuala Cangkoi, dan Kuala Kerto, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, mati akibat terendam air asin. Selain tanaman padi, pasang purnama yang terjadi selama sepekan terakhir ini juga merendam tanaman palawija dan lainnya.
“Pasang purnama sejak seminggu yang lalu menyebabkan air masuk melalui saluran air ke sawah warga sehingga tanaman padi di dua desa mati terendam air asin,” ujar salah seorang warga Kuala Kerto, Murtalamuddin, kepada Analisa, Senin (21/7). Menurutnya, sebagian tanaman di sawah yang masih berisi air tawar, bisa bertahan. Namun, sawah yang telah dimasuki air asin, daun tanaman padinya telah berubah menguning. Beberapa hari kemudian, batang dan daun padi ikut kering.
“Walaupun kami beri pupuk, tetap tidak bisa menghijau kembali. Air laut juga merendam sejumlah tanaman palawija. Kita berharap pemerintah untuk memasang batu gunung sepanjang pantai agar air laut tidak masuk ke desa,” demikian kata Murtalamuddin. (bsr)











