Putri Ayu Silaen, penyanyi jebolan Indonesia Mencari Bakat (IMB) menolak anggapan jika penampilannya berubah karena operasi. Perubahan tersebut terjadi secara alami.
"Saya nggak operasi, saya dulu item (hitam) karena di Medan itu kan panas, waktu IMB saya cuma bisa keluar hari Senin jadi terlihat bersihan dikit (putih)," kata Putri di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (18/8) malam.
Kesadaran dara kelahiran Kota Sibolga, Sumatera Utara, 24 Mei 1997 ini akan penampilan seiring dengan karirnya di dunia hiburan. Sebagai artis Putri harus selalu tampil menarik, terlebih ia seorang penyanyi.
"Mama juga selalu kasih saran, manager sama make up artis juga. Saya tampung semua saran, karena ini mengarah ke yang lebih baik," ujar Putri.
"Dulu (rambut) poni depan, sekarang samping, jadi harus mengubah imej juga," imbuh dia.
Tak hanya soal penampilan, penyanyi yang pernah berduet dengan Michael Bolton di Singapura pada akhir 2011 ini tak lagi menyanyikan lagu anak-anak.
"Sekarang lagunya sudah tentang cinta-cintaan, galau," tutur penyanyi yang baru saja merilis singel 'Harus Berakhir' karya Bebi Romeo tersebut.
Tinggalkan seriosa
Solois ini juga telah menjajal genre musik pop. Sebelumnya dara 17 tahun ini lekat dengan musik seriosa yang mengantarnya meraih jawara IMB.
Keputusan Ayu beralih ke musik pop bukan tanpa alasan. Dara ini ingin mengikuti selera pasar musik di Tanah Air seiring peluncuran single perdananya berjudul 'Harus Berakhir' karya Bebi Romeo.
Putri berharap dengan mengusung musik pop, lagunya bisa lebih akrab dengan telinga masyarakat Indonesia. "Aku mencoba genre pop di single ini, mudah-mudahan bisa diterima. Bukan berarti aku melepas seriosa ya," kata Ayu.
Meski sudah beralih ke jalur pop, pemilik nama asli Putri Ayu Rosmei Silaen ini mengaku tetap diminta untuk bernyanyi seriosa setiap kali ada tawaran nyanyi. "Mungkin orang sudah tahu ciri khas aku di situ (seriosa)," ujar dia.
Dalam waktu dekat, penyanyi ini akan bertolak ke Perth, Australia. "Tanggal 27 Agustus nanti aku nyanyi untuk acara kepasturan di sana," ucap dia. (ic)











