Siap Bantu UMKM Hadapi MEA

Depot FP LPG Tandem Salurkan CSR

Medan, (Analisa). Depot FP LPG Tandem sebagai salah satu unit usaha PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Medan berkomitmen memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah kerjanya agar sukses menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016. 

Tahun ini, mereka bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) dalam pendampingan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Depot FP LPG Tandem menyerahkan bantuan mesin gerinda duduk, las listrik, bantuan renovasi tempat usaha dan aplikasi keuangan kepada bengkel "Surya", anggota Karang Taruna Jati Utomo, Binjai Utara. Bantuan diserahkan di kantor depot ini, Rabu (18/11). 

Penyerahan dilakukan Pejabat Sementara (Pjs) Pimpinan Depot FP LPG Tandem, Yudha Whastu Wibowo; disaksikan Senior Supervisor External Relation Pertamina MOR I Medan, Zainal Abidin; Camat Binjai Utara, Sugiono; Lurah Jati Utomo, Sudiono Wage, pejabat Pertamina; perwakilan FEB USU, M Umar Maya Putra; dan anggota Karang Taruna setempat. 

Penyerahan bantuan dirangkaikan dengan pelatihan bisnis berbasis laporan keuangan dan pengenalan aplikasi keuangan. Acara diawali penjelasan mengenai keselamatan sesuai standar operasi prosedur (SOP) yang berlaku di perusahaan ini oleh Abdul Wadudi.

Zainal Abidin dalam sambutannya menjelaskan, CSR Pertamina hadir untuk memaksimalkan pemberdayaan sesuai aturan yang telah ditetapkan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi sehingga potensi ekonomi akan tumbuh di suatu wilayah dan dapat meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia. 

CSR merupakan konsep membuat usaha lebih produktif dan diarahkan untuk meningkatkan potensi manajerial agar mampu memetakan usaha setiap tahun dan memiliki laporan keuangan yang lebih baik.

Camat Binjai Utara, Sugiono, mengharapkan Karang Taruna bisa memanfaatkan bantuan CSR ke arah lebih produktif, dapat mempersiapkan diri menghadapi MEA untuk bersaing dengan negara lain dan mampu menciptakan lapangan kerja ke level yang lebih tinggi. 

Sedangkan Lurah Jati Utomo, Sudiono Wage, mengakui kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pemasaran serta selaras dalam bersaing menuju MEA. Dia berharap Pertamina sebagai bapak angkat mampu menjadi teladan dan terus meningkatkan program kreatif dan inovatifnya di masa mendatang.

Pelatihan bisnis menampilkan pemilik "Sua Soft", Sua Betria Dhani, sebagai narasumber. Dalam pelatihan dilakukan simulasi pembuatan laporan keuangan supaya lebih jelas melihat perkembangan usaha.

Sua Betria menyatakan, transaksi keuangan perlu dicatat untuk melihat kinerja usaha secara berkala dan tolak ukur perkembangan. Untuk menjalankan bisnis diperlukan dua hal. Pertama, waktu berpikir yang meliputi memperbesar usaha, efisien pengeluaran dan efektivitas kinerja. Kedua, pengukuran yang mencakup mengerti bahasa bisnis, termasuk komponen laporan keuangan.

Saat menutup acara, Yudha Whastu Wibowo berharap UMKM terus menggiatkan kewirausahaan secara profesional dan siap bersaing dengan pengusaha lainnya. Kebanggaan bagi pihaknya karena menjadi bagian dari kesuksesan Karang Taruna Jati Utomo yang menjadi juara II Karang Taruna Terbaik 2015 se-Sumut. (gas)

()

Baca Juga

Rekomendasi