Pekanbaru, (Analisa). Walikota Pekanbaru H Firdaus MT berjanji segera mengaspal jalan sepanjang 600 meter di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Panam. Jalan yang diprioritaskan bakal diaspal tersebut, yakni ruas Jalan Brotoseno dan Jalan Budi Daya.
Pernyataan itu diungkapkan Firdaus saat bersilaturahmi dengan warga RW 36 di Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Selasa (24/11) malam.
Menurut Walikota yang juga mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Riau ini, kedua jalan tersebut memang merupakan tanggungjawan pemerintahan kota (Pemko) setempat. “Biaya pengaspalan Jalan Brotoseno dan Budi Daya, Panam, Kecamatan Tampan ini memang sudah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Kota Pekanbaru tahun 2016,’’ ungkapnya.
Firdaus mengakui, pengaspalan jalan tersebut memang sudah menjadi prioritas karena ruas jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki. Selain itu, tiap tahun pertumbuhan penduduk di lokasi ini memang meningkat pesat.
Di kesempatan itu, Firdaus mengajak warga RW 36 Tuah Karya untuk menggiatkan lagi Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Hal ini mengingat tingkat kriminalitas di Kota Pekanbaru juga makin meningkat.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Bina Marga Kota Pekanbaru Erizal kepada wartawan, menyebutkan perbaikan Jalan Brotoseno dan Jalan Budi Daya akan dimulai dengan mengadakan survei, Rabu (25/11) pagi.
“Tahap awal, tahun 2016 nanti baru dilaksanakan pengaspalan sepanjang 600 meter. Pembangunan ini merupakan komitmen dari Pemko Pekanbaru. Tetapi karena keterbatasan anggaran dan untuk pemerataan pembangunan, tentu pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus,” ungkapnya.
Warga yang berada di seputaran Jalan Brotoseno dan Jalan Budi Daya, Panam, Kecamatan Tampan, menyambut gembira rencana pengaspalan jalan tersebut.
Ketua RT 1 RW 36 Kelurahan Tuah Karya, Khairani Nur menyatakan warganya menyambut gembira rencana pengaspan jalan di lingkungan itu. Apalagi, akhir akhir ini kondisi kedua ruas jalan tersebut tergenang air dan becek saat hujan deras mengguyur wilayah mereka. (dw)











