Tanjungpura, (Analisa). Masyarakat masih ramai memenuhi dan mengantre di dua toko mas di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Pekan Tanjungpura Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Kamis (25/6).
Namun sebagian besar mereka banyak yang kecewa, karena toko Mas R NI Jaya dan Balido Jaya, belum mampu membayar semua emas yang dikembalikan para warga, terkait dengan beredarnya emas palsu yang dijual toko mas Murni, yang diketahui saat ini sudah kabur, dan tempat usahanya juga sudah tutup.
Akibat ulah dari toko mas Murni, membuat toko mas R NI Jaya dan Balido Jaya, menjadi sasaran pemulangan emas dari konsumen, kendati kedua toko itu tidak memiliki penjualan emas palsu.
Beberapa warga ada juga yang mengaku kecewa, terkait isu perbedaan kadar emas yang di jual pemilik toko mas itu. Bahkan masyarakat yang menggadaikan perhiasannya di Kantor Pegadaian, menemukan perbedaan kadar emasnya, sehingga pihak pegadaian mau menampung pegadaian perhiasan konsumen, dengan hasil cek kekadaran emas yang dimiliki kantor itu.
“Saya sudah dua kali datang ke Toko Mas R NI Jaya, tetapi mereka tidak menerima pemulangan emas. Toko mengaku tidak memiliki uang lagi, namun pihak toko itu menyarankan datang kembali pada pagi hari,” ujar Atun yang mengaku warga Desa Tapak Kuda.
Hal serupa juga dikatakan Masni, warga Bubun, dia juga kecewa kepada toko mas Balido, sebab saat mau mengembalikan perhiasannya, pihak toko mengatakan uang mereka sudah habis, dengan alasan sudah banyak orang yang duluan memulangkan emas. Namun pihak toko menyarankan untuk kembali esok hari. (hpg)











