Tyrannosaurus Rex Punya Gigi Gerigi Unik

BILA ingin mengetahui rahasia dibalik kesuksesan Tyrannosaurus rex dan se­pupu-sepupu dinosaurusnya yang juga merupakan pe­ma­kan daging, perhatikan gigi­nya. Para ilmu­wan belum lama ini mempublikasikan analisa kom­pre­hensif tentang gigi kelompok dinosaurus karni­vora yang diberi nama thero­poda, membeberkan struktur gerigi unik yang memung­kinkan mereka mengunyah daging dan tulang mangsa besar mereka dengan efektif.

Theropoda adalah predator darat terbesar di Bumi. Me­reka pertama kali muncul se­kitar 200 tahun yang lalu dan merupakan makhluk daratan dominan yang mema­kan da­ging sampai era dino­saurus berakhir 65 juta tahun lalu.

Penelitian yang melibat­kan enam spesies theropoda mengungkapkan kom­plek­sitas gigi mereka yang sebe­lumnya tidak diketahui. Ja­ringan gigi internal diatur se­demikian rupa sehingga me­nambah kekuatan dan mem­perpanjang umur gigi yang bergeriri seperti pisau steak untuk memudahkan mereka mencerna dinosaurus lainnya.

Ahli paleontologi Univer­sity of Toronto Mississauga, Kirstin Brink bilang fo­sil yang ada menunjukkan bahwa gigi T. rex bisa meremukkan tulang. Giginya ditemukan tertanam di tulang mangsanya dan potongan tulang keluar dari kotoran yang telah men­jadi fosil. "Gerigi paling efisien un­tuk menusuk atau membelah daging dan menceng­keram­n­ya sambil mengoyak daging, yang dikenal dengan gaya makan 'tusuk dan tarik'," ucap Brink.

Gigi Kuat

Para peneliti menganalisa potongan-potongan dari gigi fosil menggunakan mikros­kop dan perangkat canggih yang bisa memperlihatkan sifat kimia gigi.

Mereka meneliti gigi-gigi mulai dari Coelophysis purba yang cenderung kecil; Troo­don yang menyerupai burung; perdator besar Allosaurus, Gorgosaurus, Das­pleto­sau­rus, Tyrannosaurus dan Car­charodontosaurus; dan Spi­no­saurus yang besar dan semi-akuatik. Gigi Tyrannosaurus dan Carcharodontosaurus pan­jangnya hingga 23 cm.

"Pada theropoda, gerigi­nya lebih besar dan lebih da­lam daripada yang diba­yangkan, membuat gigi-gigi tersebut lebih kuat dan ber­tahan lebih lama, dan kecil kemungkinan rusak atau aus," papar professor paleon­tologi Robert Reisz. Gigi dinosaurus bisa terus tumbuh sepanjang hidup me­reka. Kalau satu gigi patah, maka gigi baru akan tumbuh.

"Dibutuhkan waktu sam­pai sekitar dua tahun agar satu gigi bisa kembali tumbuh pada theropoda besar seperti T. rex.  Oleh karena itu, dengan gigi khusus yang kuat berarti lebih sedikit gigi patah dan lebih sedikit celah di rahang, dan memungkinkan cara ma­kan yang efisien," lanjut Brink. (usa/sctp/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi