Pagoda Taman Alam Lumbini

Keindahan Arsitektur Burma di Indonesia

Candi atau pagoda di Myanmar, biasanya identik seperti yang tercirikan pada Pagoda Shwedagon yang ikonik di sana, yakni berlapis emas/warna keemasan, lempengan-lempengan tersusun rapi dan berbentuk meruncing. Bangunan salah satu ikon 'Negeri Seribu Pagoda', yang juga dikenal dengan 'Shwedagon Zedi Daw' atau 'Pagoda Emas' (Golden Pagoda) itu memikiki elemen-elemen serupa yang juga ada di hampir seluruh bangunan tradisional di Myanmar.

Arsitektur khas Myanmar atau bergaya ‘Burma’ umumnya didominasi dengan batu bata dan semen serta ditutupi lapisan ‘daun emas’. Sementara, untuk biara, cenderung dibangun dari kayu (meskipun biara-biara di kota lebih sering dibangun dari material moderen). Gaya atap dan multi-tier serta bentuk meruncing umumnya ada pada banyak bangunan di Myanmar. Konsep ini yakni berkonsep 'pyatthat', gaya atap dan 'runcing-runcing'.

Ciri-ciri Burmese tadi tergambar pada salah satu bangunan di Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Karo. Pagoda yang ada di kawasan “International Buddhist Centre (IBC) Taman Alam Lumbini”, terletak antara obyek wisata Taman Hutan Raya (TAHURA) dan Brastagi. Replika Pagoda Shwedagon Myanmar itu banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai golongan. Sebab,  desain arsitekturnya bergaya khas, yakni bernuansa Burmese Architecture (Arsitektur Burma/Myanmar).

Pagoda ini dilapisi emas/warna keemasan hampir di keseluruhan bangunannya. Dari segi fisik, stupa raksasa di Pagoda TAL Indonesia dan Pagoda Shwedagon Myanmar nyaris sama. Meskipun, Pagoda TAL, tetap memiliki campuran warna lain, misalnya bagian dalam pagoda yang didominasi tiang penyangga marmer berwarna gelap dan warna putih di langit-langit. Warna merah muda juga hadir pada dua tugu dengan ornamen naga (gerbang luar) ditambah sedikit warna keemasan di atas dan bawahnya.

Pada gerbang luar itu juga pengunjung bisa melihat ornamen-ornamen khas umat Buddha di setiap sisi. Di mulai dari sisi kiri gerbang, ada patung Buddha dengan posisi berdiri sambil memegang tongkat berwarna keemasan. Bagian tembok-tembok dicat keemasan ditambahi relief-relief Buddha dan lambang 'Swastika' di dalam relief bunga teratai.

Berjalan beberapa meter, sampai kepada bangunan inti pagoda berwarna keemasan. Di sini, terdapat atap berbentuk meruncing dengan warna keemasan pada pintu luarnya. Atap tersusun dari lempengan yang bertingkat-tingkat. Bagian tengah atas terdapat bentuk menyerupai stupa raksasa berujung lancip, seperti posisi payung sedang tertutup.

Di sebelah kiri stupa raksasa terdapat tiang tinggi dilengkapi lempengan keemasan berbentuk relief khas yang ada di Myanmar dan Thailand. Mendekati pintu masuk bagian dalam, terdapat empat patung gajah berwarna putih yang tersebar di empat titik. Sebelum memasuki isi bagian dalam pagoda, tampak atap pintu ornamen khas Myanmar yang ditandai dengan bentuk runcing-runcing bertingkat berwarna keemasan. Pintu masuk dalam juga diisi ukiran relief berbentuk seseorang yang sedang memegang benda di bawahnya ada dua hewan. Pada ukiran yang bernuansa warna coklat itu terdapat juga relief kecil berbentuk bunga.

Memasuki bagian dalam bangunan, berdiri kokoh pilar-pilar marmer ditambah dengan langit-langit yang bernuansa putih. Di tengah-tengah terdapat area bersujud, dilengkapi meja yang diisi empat patung Buddha. Di setiap sudut juga terdapat patung Buddha lain dengan nama masing-masing dan ukuran bervariasi, di antaranya ‘Konagamana Buddha’, ‘Kassapa Buddha’, ‘Kakusandha Buddha’, ‘Gautama Buddha’ dan lainnya.

Di luar pagoda terdapat taman dengan sengkedan yang bisa dijangkau dengan melewati jembatan, yang juga berwarna keemasan. Beberapa sudut, terdapat patung-patung yang menyimbolkan budaya lokal di Sumatera Utara.

Replika Pagoda Shwedagon ini pun telah mendapatkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dengan kategori Pagoda Tertinggi di Indonesia. Tidak hanya karena rekor tersebut, pagoda yang ada di Desa Tongkoh Berastagi ini sangat layak dikunjungi sebab pantas disebut salah satu bangunan arsitektural kebanggaan Indonesia. (syafitri/bs)

()

Baca Juga

Rekomendasi