BERANJAK usia tua, ada gejala penyakit yang bakal diderita setiap orang. Pikun atau demansia adalah penyakit yang mengancam manusia di usia tua. Namun penyakit demansia atau pikun tidak hanya merebak di kalangan usia senja saja. Remaja pun perlu mewaspadai kepikunan dini. Maka tak ada salahnya kita mempertajam daya ingat agar nantinya tidak mudah terkena penyakit pikun.
Hal yang mesti kita perhatikan dan lakukan saat mempertajam dan mengasah daya ingat tidaklah rumit. Cobalah dengan menulis. Dengan menulis, apalagi menulis di atas kertas, sangat membantu daya ingat dan melatih mempertajam ingatan. Dewasa ini dengan membludaknya teknologi, maka menulis dengan tangan tidak lagi familiar. Bahkan menulis dengan tangan sudah nyaris ditinggalkan kaum remaja. Jadi mulai saja dengan menuliskan sesuatu di atas kertas semisal menulis di buku diary, menulis puisi di buku atau menuliskan surat cinta (walau terdengar agak janggal).
Bermain game juga meningkatkan daya ingat. Game sederhana seperti tetris atau lebih dikenal dengan main susun batu juga dapat membantu daya ingat. Sebab game tersebut butuh ketelitian dan perencanaan dalam menyusun suatu hal secara beruntun. Mengisi teka teki silang (TTS) juga membantu mempertajam daya ingat kita. Hal tersebut dapat terjadi karena dengan mengisi TTS, otak kita bekerja ekstra untuk menemukan kata-kata baru atau istilah baru. Membaca juga dapat meningkatkan daya ingat.
Nah, tunggu apalagi? Mari lakukan sekarang agar tua nantinya tidak pikun atau paling tidak jangan terlalu pikun-pikun.
* Abd Rahman M, Januari 2013











