Medan, (Analisa). Seorang pelaku pencuri mobil pick up L-300, W (36), warga Sei Mencirim, Medan tewas dihakimi massa di Jalan Pintu Air Kecmatan Medan Kota. Sedangkan seorang rekannya, SRW (33) warga Dusun IV, Tanjung Beringin, Simpang Ayang, Stabat kritis dan dirawat di RS Bhayangkara Medan.
Informasi dihimpun Analisa, Sabtu (16/7) dari lokasi kejadian menyebutkan, ketika itu korban Lumianan Sitorus, waga Jalan Turi Ujung, Gang Pemilu, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan hendak mendaftarkan anaknya di sekolah Prime One School Jalan Tritura Medan. Korban saat itu pergi bersama sopirnya, Monto Arjo Manullang.
Setelah menurunkan korban dan anaknya, sopir korban kemudian memarkirkan mobil tersebut di pinggir Jalan Tritura lalu masuk ke warung. Saat itulah kedua pelaku langsung mencongkel mobil dan melarikannya.
Arjo yang melihat itu langsung mengejar dan berteriak maling. "Kedua pelaku dikejar dan berhasil ditangkap massa di Jalan Sisingamaraja/Pintu Air,"jelas Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu.
Seorang saksi mata, Jhon (46) pada wartawan mengatakan, kedua pelaku mencuri mobil pick up bernomor polisi BK 8888 IV dari Jalan Tritura Medan. Aksi keduanya dipergoki warga sekitar dan langsung melakukan pengejaran.
"Mobil itu sudah dikejar dari Jalan Brigjen Katamso. Karena di jalan itu ada orang pesta mereka balik arah menuju ke Jalan Sakti Lubis,"tutur Jhon yang juga ikut mengejar para pelaku saat kejadian berlangsung.
Dari Jalan Sakti Lubis warga terus mengejar para pelaku menuju ke Jalan Sisingamangaraja/Pintu Air. Karena panik diteriaki maling pelaku juga sempat menabrak 3 orang pengguna jalan.
Warga yang kesal dengan ulah pelaku langsung menghakimi keduanya hingga seorang pelaku akhirnya tewas. Sedangkan seorang pelaku lainnya kritis dan harus mendapat perawatan secara intensif. (yy)