Mahasiswa PTKI Dibekali Keekonomian Plant PKS

MAHASISWA Politeknik Teknologi Ki­mia Industri (PTKI) Medan harus bisa memahami dasar keeko­no­mian plant pabrik kelapa sawit (PKS)

Dasar pengetahuan itu pen­ting agar ketika terjun lang­sung ke dunia industri bisa menangani pabrik kepala sawit.

Selain itu, mahasiswa juga dapat mengantisipasi ke­mungkinan berbagai re­siko baik mikro maupun makro da­lam penanganan ke­be­ra­daan pabrik kelapa sawit.

Hal itu ditegaskan Di­rek­tur Prosympac Jakarta, Budi P Nainggolan menjawab Analisa usai memberikan kuliah umum di hadapan ra­tu­san mahasiswa program studi agri bisnis kelapa sawit, Sabtu (25/3) di kampus PTKI Medan Jalan Menteng Medan Denai.

Selain Budi P Nainggolan, kuliah umum tersebut juga menampilkan Indra Aditya Harahap dari PTPN II, dan David Kristian Sibuea dari Jasa Marga. Para narasumber tersebut meru­pakan alumni PTKI Medan.

Lebih lanjut, Budi meng­uta­rakan pengetahuan ten­tang dasar keekonomian plant pabrik kelapa sawit itu bisa dilihat dari resiko mana­jemen yakni mulai dari risk identification (meng­in­den­ti­fikasi resiko) sebelum pabrik dibangun, kemu­dian risk scoring (mem­pre­diksi ang­garan) saat pabrik di­ba­ngun dan risk control (peng­awa­san/pengaturaam) setelah pabrik dibangun.

Aspek Mikro

Alumni PTKI ‘92 ini da­lam makalahnya juga me­nga­takan berbagai resiko mulai dari aspek mikro dan makro harus dipelajari dan dipa­hami. Aspek mikro itu se­per­ti aspek masyarakat, aga­ma bu­daya, ekonomi, teknologi, as­pek pasar lokal dan pasar in­ternasional.

Sedangkan aspek makro seperti adakah bahan peng­ganti dari produski CPO da­lam lima tahun ke depan, re­siko hama, lingkungan se­cara internasional, dan ada­kah resiko perang dan resiko pe­ng­embalian utang terhadap nilai mata uang.

Sementara itu, David K Sibuea di hadapan maha­siswa agri bisnis kelapa sawit me­motivasi mahasiswa un­tuk merubah mind set (pola pikir). Dia meminta maha­siswa PTKI Medan berpola pikir sebagai pekerja di dunia industri. Pola pikir tersebut penting agar mentalnya siap menjadi pekerja di dunia industri.

David juga meminta mahasiswa PTKI Medan untuk menjaga kedisplinan sebab disiplin juga salah satu kunci sukses di masa depan.

Pembantu Di­rektur (Pudir) III Bidang Ke­ma­­hasis­waan dan Kerja sama PTKI Medan, Ir Adil Barus MSi menjelaskan kuliah umum menghadirkan alumni yang sukses di dunia industri sebagai upaya membangun motivasi mahasiswa untuk ber­karya di dunia industri.

“Kulian umum ini juga untuk menambah penge­ta­huan dan wawasan bagai­mana sebenarnya bekerja di dunia industri. Mahasiswa harus memiliki kompetensi dasar tentang dunia penge­lolaan kelapa sawit harus. Kegiatan ini juga salah satu bentuk pendidikan vokasi yang diterapkan PTKI Me­dan,” jelas Adil Barus.

Ditambahkannya, PTKI Medan meru­pakan salah satu perguruan tinggi milik pemerintah di bawah nau­ngan Kementerian Perin­dustrian RI. Untuk itu kata­nya SDM mahasiswa PTKI terus ditingkatkan agar bisa memenuhi kebutuhan pasar industri.

Kuliah umum tersebut di­rangkaikan pemberian per­tanyaan. Setiap pertanyaan diberikan hadian.Salah satu­nya hadianya adalah dua orang yang benar menjawab pertanyaan Budi P Naing­go­lan dijadikan pe­gawai di pe­r­usahaan Prosympac Jakarta. Turut hadir Partogi Panga­bean (ke­hu­masan) dan se­jumlah dosen di antaranya Juna Si­hom­bing. (taufik wal hidayat)

()

Baca Juga

Rekomendasi