Kualanamu, (Analisa). Sebanyak 34 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) prosedural (resmi) dari PT Adila Prezkifarindo Duta, diberangkatkan dari Bandara Kualanamu tujuan Kualalumpur Malaysia, Selasa (6/6) pagi.
Petugas BP3TKI Medan, Pos Kualanamu, Dody Manik menerangkan, pemberangkatan itu sesuai prosedur. Namun sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pengecekan dokumen setiap tenaga kerja di pos pelayanan keberangkatan TKI, apakah sudah terdaftar di BP3TKI, serta kelengkapan lainnya sehingga tidak lagi terjadi kesalahan sesampainya ke negara tujuan.
“Hasil pemeriksaan semuanya lengkap, bahkan mereka sudah terdaftar secara online di BP3TKI,” sebutnya.
Para TKI nantinya akan dipekerjakan di kilang (pabrik) di Kualalumpur Malaysia, dengan kontrak kerja selama dua tahun. Memang sebelum diberangkatkan, para TKI ini terlebih dahulu melalui tahapan, termasuk diberikan pengarahan dan bimbingan dari petugas sehingga mereka mengerti dan siap pakai setelah bekerja di Malaysia.
Sedang pemberangkatan ini sudah kesekian kalinya, hingga nanti jelang lebaran akan terus ada pemberngkatan TKI prosudural ke Malaysia.
“Kita berharap jadilah pelopor TKI yang baik, begitu juga setelah selesai kontrak hendaknya meraih keberhasilan. Jangan lagi berpikir berangkat kedua kali menjadi TKI. Namun berpikir bagaimana menciptakan usaha dengan modal yang didapat, sebab masih banyak TKI yang tidak beruntung, bahkan ada yang dideportasi karena keberangkatanya non prosedural. Jadi hendaknya kesempatan ini dimanfaatkan menjadi tenaga kerja yang bermartabat dan berhasil,” katanya.
Pimpinan perusahaan PT Adila Prezkifarindo Duta, Magasa AP Saragih diwakili Amrin Sinaga serta 34 TKI seluruhnya perempuan antusias mendengar arahan dan bimbingan dari petugas BP3TKI Medan, pos Kualanamu. (kah)











