Jalan ke Puncak Sibayak Longsor

Merdeka, (Analisa). Dampak hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir ini di wilayah kaki Gunung  Sibayak, sekira 15 meter ba­dan jalan utama menuju dae­rah wisata puncak gunung longsor kedalaman berkisar 10 meter ke arah jurang kaki gunung.

Bupati Karo Terkelin Brah­mana didampingi Kadis PU Paten Purba, Kepala Di­nas Pemberdayaan Masyara­kat Desa (DPMD) Nasib Si­anturi, staf Bapeda, Camat Merdeka, Terangukur Br Sur­bakti meninjau lokasi longsor, Rabu (6/9).

Menuju puncak Gunung Sibayak, yang biasa diguna­kan para wisatawan atau ken­da­raan umum dapat me­lintas dari simpang masuk ke daerah tujuan wisata (DTW) air panas Desa Ndoulu Keca­matan Be­rastagi dan Desa Se­mangat ­Gunung Kecamatan Merdeka dan dapat tembus ke Desa Ja­ranguda dan Kota Berastagi.

Jalan ini juga dijadikan ja­lan alternatif bila ada jalan putus atau longsor yang tidak dapat dilalui antara simpang Ndoulu dengan gerbang Ta­hura, Berastagi. Namun jalan yang potensial untuk pelaya­nan kepada wisatawan yang padat berkunjung ke DTW air panas alam sampai saat ini tetap tidak terawat dan kurang perhatian, sehingga jalan ini tetap rusak dan berlubang- menjadi sorotan masyarakat luas.

Kadis PUD Karo, Paten Purba yang dikonfirmasi Ana­lisa, Rabu (6/9) di kantornya usai meninjau jalan yang long­sor ini mengakui, hanya se­batas meninjau. Kapan perbai­kannya belum diketahui. “Kami akan rapatkan dulu,” ujarnya singkat.

Jalan longsor menuju pun­cak Sibayak ini sampai saat ini belum dapat dilintasi ken­daraan roda empat dan sepeda motor saja harus ekstra hati-hati. (alex/dik)

()

Baca Juga

Rekomendasi