ADA ratusan, bahkan ribuan negara yang pernah eksis di dunia ini. Banyak negara yang berumur panjang, terintegrasi dengan solid, memiliki kekayaan dan pengaruh luas ke berbagai penjuru, dengan kejayaan yang dapat dikenang sepanjang masa oleh generasi penerus mereka. Namun ada negara yang berumur pendek.
Berikut 10 negara berumur paling pendek sepanjang sejarah dikutip dari laman lisverse.com:
1. Carpatho-Ukraina (15 Maret 1939 - 16 Maret 1939)
Carpatho-Ukraina adalah daerah otonomi di Cekoslovakia sejak akhir 1938 hingga 1939. Menyusul pendudukan Jerman di Sudetenland (Cekoslovakia), negara Cekoslovakia pun runtuh.
Slovakia mendeklarasikan kemerdekaannya. Semnetara Carpatho-Ukraina juga tidak mau ketinggalan. Mereka mendeklarasikan kemerdekaan pada 15 Maret 1939. Pemerintahan segera disusun, dengan Avhustyn Ivanovych Voloshyn sebagai presiden dan Yulian Revay sebagai Perdana Menteri.
2. Republik Demokatik Yaman (21 Mei 1994-7 Juli 1994)
Perang saudara terjadi di Yaman pada 1994 hingga negara itu terbagi menjadi dua, utara (masih sama dengan Yaman sekarang) dengan selatan yag menamakan diri mereka dengan Republik Demokratik Yaman.
Melihat perang yang berkecamuk sangat dahsyat dari negara bersaudara ini, PBB bahkan turun tangan untuk meredam konflik, tapi kedua negara bersaudara itu tetap berperang.
Tapi karena pasukan utara lebih solid, perang saudara itu selesai dalam tempo satu bulan saja. Dan orang-orang dari selatan itu diberikan amnesti atau pengampunan oleh Presiden Yaman saat itu. Hingga utara dan selatan pun menyatu kembali.
3. Republik Mountainous Armenia (26 April 1921 - 13 July 1921)
Setelah kalah perang oleh Turki dalam perang Turki - Armenia, pemerintah Armenia mesti menyetujui kesepakatan untuk bergabung dengan Uni Soviet setelah di Invasi langsung oleh pasukan merah.
Tapi bukannya dibuatkan negara dibawah Uni soviet, Armenia malah dilebur dengan Azerbaijan. dan itu membuat para warga kesal dan marah hingga menyatakan merdeka dari Uni Soviet, mereka pun menyatakan merdeka pada april 1921, tapi karena mereka hanya penduduk lokal, pasukan Soviet bisa dengan cepat memberangus negara kecil tersebut. Tapi perjuangan mereka berhasil karena mereka diakui sebagai negara oleh Soviet, sebelum dilebur kembali dengan Armenia.
4. Azawad, Mali, (6 April 2012 - 12 Juli 2012)
Azawad adalah propinsi bagian utara dari Mali, yang pada 2012 lalu menyatakan kemerdekaannya dari Mali karena mereka ingin mendirikan Khilafah. Dibawah kepemimpinan NMLA (National Movement of Liberation of Azawad)
Tapi karena penolakan dari dunia International, karena tidak di setujui oleh pemerintahan Mali yang syah maka. Pemerintah Mali dibantu Prancis melakukan serangan militer hingga Azawad pun runtuh dan sekarang NMLA dikenal sebagai teroris Mali.
5. Republik Of Ezo (Jepang) (27 Januari 1869-27 Juni 1989)
Kita tahu jika bangsa Barat pada masa Kolonialisme sering melakukan strategi Divide et Empera atau strategi pecah pelah yang sering terjadi di Indonesia saat masa penjajahan.
Dan itupun terjadi di masa Keshogunan Tokugawa di Jepang. setelah perang Boshun, atau perang keterbukaan atau restorasi Meiji. Daerah Ezo di bawah kepemimpinan Enomoto Takeiki menyatakan merdeka dari Kaisar di bantu oleh Amerika Serikat dan Prancis. Tapi karena pasukan di Ezo sangat sedikit dibandingkan pasukan Kekaisaran yang sudah veteran.
Dan dalam 6 bulan pengepungan Ezo pun dipaksa menyerah dan kembali ke tangan Jepang. Enomoto Takeiki, Presiden Ezo sendiri diampuni oleh Kaisar Meiji dan diangkat menjadi duta besar Jepang untuk Rusia sebelum Perang Sino-Soviet di Mongolia.
6. Mining State of South Kasai (30 Juni 1960 - 30 Desember 1961)
Adalah negara yang terletak di selatan Kongo, Afrika. Memerdekakan diri setelah terjadi dekolonisasi (temennya denominasi) oleh pemerintah kolonial Belgia.
Disebut Mining State karena produksi utama daerah ini adalah berlian. Pemimpin negara itu, Albert Kalonji sempat mendeklarasikan diri sebagai kaisar dan memerintah selama setahun lebih sebelum tentara dari utara (pemerintah Kongo pusat) menaklukkan South Kasai.
7. Hatay State (7 September 1938 - 19 Juni 1939)
Republik Hatay adalah negara yang terletak di Suriah barat laut/timur Turki. Sebagai mandat Prancis atas daerah jajahannya, Hatay adalah sebuah pemerintahan transisional yang memiliki otonomi penuh atas wilayahnya dan mendeklarasikan kemerdekaan pada 7 September 1938.
Namun pada 19 Juni 1939 Hatay dianeksasi oleh Turki dan dijadikan salah satu provinsinya (karena mayoritas penduduk Hatay beretnis Turki)
8. Juliana Republic (24 Juli 1839 - 15 November 1839)
Republik Juliana adalah negara yang terletak di provinsi Santa Catarina, Brazil (tau Brazil kan) yang dibentuk akibat perang Farrapos antara Pemerintah Brazil dan pembangkang Republik Riograndese (Republik ini terletak di selatan Santa Catarina).
Pasukan Riograndese menyerbu provinsi Santa Catarina, menduduki kota Laguna (ibukota Santa Catarina) dan mendirikan pemerintahan yang diberi nama Republik Juliana.
Selama hidupnya, Republik Juliana dan Riograndese berusaha menyerang provinsi lain di Brazil namun selalu gagal. Dalam waktu 4 bulanan akhirnya Juliana ditumpas oleh pasukan Brazil.
9. Labin Republic (2 Maret 1921 - 8 April 1921)
Adalah republik yang didirikan oleh para penambang di kota Labin, provinsi Istria, Italia (pada waktu itu wilayah Istria masuk dalam teritori kerajaan Italia) pada tahun 1921.
Para penambang itu menolak rezim fasis yang waktu itu menguasai Italia. Mereka menduduki kota Labin, mendirikan pemerintahan sendiri yang sempat berjalan selama 40 hari sebelum dihancurkan oleh pasukan Italia
10. Bavarian Soviet Republic (6 April 1919 - 3 Mei 1919)
Negara yang didirikan sebagai bagian dari Revolusi Jerman 1918-1919, revolusi kaum revolusioner yang terinspirasi dari gerakan serupa di Rusia.
Memanfaatkan kekacauan politik di Jerman setelah mereka kalah Perang Dunia I, kaum komunis di selatan Jerman, partai USPD mendeklarasikan bavaria sebagai "negara bebas" - deklarasi yang mengakhiri pemerintahan dinasti Wittelsbach yang sudah memerintah Bavaria selama 700 tahun. Namun negara Bavaria sendiri sulit untuk menstabilkan wilayahnya sendiri dan akhirnya pada Mei 1919, tentara pemerintah Weimar (Republik baru Jerman) menaklukkan Bavaria dan ratusan kaum komunis dihukum. Negara ini pun runtuh. (bms/listvc/es)










