Rider-6, Ajak Anak Motor Peduli Sinabung

Oleh: Nirwansyah Sukartara

AK hanya geber-geberan, sebagai komunitas motor, mereka yang tergabung di Rider-6 membuktikan bahwa aksi sosial juga diperlukan untuk membantu masyarakat. Belum lama ini, Rider-6 yang didirikan 9 Maret 2015 melakukan aksi sosial bersama para pengungsi Gunung Sinabung. 

Siang itu, Minggu (11/3), salah satu kafe di Jalan Darussalam Medan cukup ramai. Bagian depannya diparkiri  motor-motor mewah. Rider-6 mengadakan perayaan ultah ke-3 dengan bertemakaan, Build Strenght of Brotherhood.

Acara yang dimulai dari pukul 13.30 WIB itu, diawaali Wib diawali sambutan Ketua Umum Rider-6, Muhammad Reza Nasution.  Menurutnya, sebagai komunitas motor, mereka masih peduli dengan masyarakat yang membutuhkan. Terutama para pengungsi/korban erupsi Gunung Sinabung. Dengan bantuan yang diberikan, mereka ingin merasakan beban dan penderitaan yang dirasakan para pengungsi. 

"Jadi kita bukan hanya memberikan bantuan, melainkan juga menghibur anak-anak Di saana. Kita ajak mereka naik motor dan berkeliling dan ternyata mereka senang," katanya.

Turut meemberikan sambutan, Ketua Harian Rider-6, Raditya Eka (Raka) dan perwakilan tamu yakni Dandim Tanah Karo, Taufiq Rizal. andim Tanah Karo selaku perwakilan tamu.

Acara ultah komunitas motor itu diwarnai dengan permainan kuis, pemotongan tumpeng, makan siang, dan penyerahan sertifikat. Acara ultah itu lebih meriah karena dihadiri sejumlah tamu, di aantaranya Komandan Lanud Soewondo, IMBI Sumut, Independent Rider Medan, CBR Club Medan, Hunter Solid Biker Club, Sport Bike Owner Club, Sport Bike Speed Hunter, Kawasaki Ninja Motor Club, Solid Ninja Endless Club, Barrricade Of Riders, HCOI Medan, Bikers Of Suryanation Medan, Ninja Owners Club Medan, Honda Tiger Club Medan, Community Medan Bikers Team, Generasi Ninja Tamora, Mr Bro Indonesia, Max Bro Community, One Motorcycle, Ninja Lubuk Pakam, Artventure, Team gaspool, Dealer Harley Davidson, Engineering motoshop, dan lainnya. 

Melalui acara itu, Raka mengajak sesama komunitas  bikers untuk ikut berpartisipasi membantu dan melihat langsung para pengungssi yang terdampak erupsi Sinabung. “Di sana suasananya begitu menyedihkan  kita ingin menghimpun dana dan membantu mereka lagi nantinya.”

Terkiat komunitas Rider-6, ia menyebut, penamaan komunitas Rider-6 karena mereka memiliki motor yang sama, yaitu ER 6 N dan seiring dengan perkembangannya, maka terakhir pihaknya membuka diri kepada sesama pemilik motor yang mempunyai CC Besar untuk bergabung. "Pendiri komunitas ini Bang Reza, Bang Boy, Bang Ded, Raka, dan beberapa  lainnya. Kafe ini  jadi sekretariat kami.” Ke depannya, sesuai tema hut itu, Raka berharap mereka bisa membangun kekuatan persaudaraan yang kuat. "Jadi kami mengimbau, klub motor yang  yang hadir ini bisa sering bertemu dan bersilahturahmi agar nantinya kita bisa membuat agenda baru bersama dan membahas program-program yang akan kita buat bersama, misalnya mengadakan bakti sosial berupa donor darah, safety riding, dan sebagainya. Sekaligus membahas bantuan bagi korban korban bencana Sinabung.”

Sebagi klub motor, mereka harus peduli kepada  yang membutuhkan, tidak sekadar berfoya-foya seperti nongkrong ddi kafe ataupun ugal-ugalan di jalan, hal-hal seperti ini seharus sudah tinggalkan. 

Harapan sama disampaikan Taufik. “Bantuan yang diberikan Rider-6 dapat meringankan beban para pengungsi Sinabung, terutama mengobati psikologis anak-anak pengungsi.”

()

Baca Juga

Rekomendasi