SEBAGAI faktor kenyamanan dan juga keamanan, airport atau bandara biasanya akan dibangun di tempat yang jauh dari segala hal yang bisa mengganggu jalannya pesawat terbang. Semua segi pasti sangat diperhatikan dalam membangun sebuah bandara, terutama landasannya.
Karena tempat yang kurang mendukung sehingga landasan bandara ini terpaksa dibuat dengan seadanya. Meski tetap memperhatikan segi keselamatan, landasan bandara ini tidak dipungkiri lagi menjadi landasarn paling ekstrim yang ada di dunia. Berikut 10 bandara paling ekstrim di dunia :
1. Princess Juliana Airport, Saint Martin
Saint Martin adalah nama sebuah pulau kecil paling utara dari Kepulaun Caribbean. Bisa dikatakan bahwa inilah bandara yang memiliki lalu lintas udara paling sibuk di Kepulauan Caribbean.
Untuk mendarat di bandara, pesawat harus melewati sebuah pagar, melintasi pantai serta jalan raya baru sampai ke landasan. Anda bayangkan sendiri ada sebuah pesawat terbang raksasa yang berada sekitar 10 sampai 20 meter di atas kepala.
Karena hal inilah sehingga Princess Juliana Airport dianggap sebagai bandara paling ekstrim di dunia.
2. Ice Runway, Antartika
Jika mendarat di atas pasir masih belum cukup membuat Anda takut, bagaimana jika mendarat di atas es yang licin?
Anda boleh saja tertawa menganggap tidak mungkin ada landasan pesawat yang terbuat dari es, tapi kenyataannya memang ada bandara yang landasannya terbuat dari es. Bandara tersebut bisa Anda jumpai di Antartika. Bandara tersebut bernama Ice Runway.
Anda tidak perlu merasa takut pesawat akan menabrak gunung atau mobil karena landasan pesawat di Ice Runway sangatlah luas dan tidak ada penghalang apa-apa. Tantangan terbesar bagi pilot adalah dengan memastikan bahwa beban pesawat tidak membuat landasan pecah atau tertancap di salju.
3. Paro Airport, Bhutan
Semua orang pasti setuju apabila Paro Airport dianggap sebagai salah satu bandara terekstrim yang ada di dunia. Bandara tersebut berlokasi di Bhutan dengan ketinggian 2.414 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi puncak gunung yang tajam.
Hanya ada delapan pilot yang diperbolehkan untuk menerbangkan pesawat di bandara tersebut. Turis yang terbang menuju area terpencil ini akan mengalami sedikit gugup dikarenakan ekstrimnya lokasi airport tersebut.
4. Barra International Airport, Skotlandia
Inilah satu-satunya bandar udara di dunia yang memiliki landasan di pasir. Bandar udara ini memiliki lokasi di Traigh Mhor, Pulau Barra, Skotlandia.
Dikarenakan berlokasi di pantai, berkali-kali landasan ini pernah tersapu ombak. Jika kamu mendarat di sore hari, Anda bisa melihat sejumlah lampu mobil menyala. Lampu ini berguna untuk membantu penglihatan dari pilot.
Hebatnya bandara ini adalah, oleh Air Traffic Organization, Barra International Airport masih dianggap sebagai bandara internasional yang aman untuk digunakan.
Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, orang yang berjalan di sekitar pantai sudah diberi peringatan akan bahaya berjalan di pantai tersebut.
5. Juancho E. Yrausquin Airport, Pulau Saba
Kembali lagi ke Caribbean, masih belum cukup memiliki bandara ekstrim Gustaf III, kali ini ada bandara ekstrim lainnya namun di pulau yang berbeda yakni pulau Saba.
Bandara ekstrim tersebut bernama Juancho E. Yrausquin Airport. Dengan landasan yang menurun tajam, pesawat yang melintas terlalu cepat bisa langsung tercebur ke lautan.
Panjang landasan bisa terbilang cukup pendek yakni 396 meter. Menjadikan penerbangan ke Pulau Saba bisa menjadi pengalaman yang sangat menegangkan.
Bahkan pesawat ukuran kecil juga mengalami kesulitan apabila ingin mendarat di bandara ini. Jika pesawat kecil saja sudah mengalami kesulitan, tidak bisa dibayangkan apabila ada pesawat besar yang mencoba mendarat di airport ini.
6. Gibraltar Airport, Gibraltar
Adalah Gibraltar Airport yang ingin menjadi bandara yang berbeda dari bandara pada umumnya. Airport yang berlokasi di Gibraltar tersebut dibangun tepat melewati jalan raya. Jadi, jika ada pesawat yang ingin melintas, lalu lintas di jalan tersebut harus dihentikan dulu untuk sementara.
Dengan mengosongkan jalan raya membuat pesawat baru bisa terbang atau mendarat dengan aman. Jika pemerintah Gibraltar ingin membuat sebuah bandara yang unik, Girbraltar Airport sudah tidak diragukan lagi keunikannya.
7. Tenzing-Hillary Airport, Nepal
Nama Tenzing-Hillary dipakai sebagai bentuk penghormatan dari orang pertama yang sukses mendaki Gunung Everest. Tenzing-Hillay Airport atau yang dikenal dengan nama lain Lukla Airport merupakan bandar udara yang berada di kota Lukla, Nepal.
Airport ini melayani sejumlah penerbangan bagi orang-orang yang ingin coba menaklukan Gunung Everest. Tertutup awan tebal dan juga angin kencang membuat penerbangan yang dilakukan di airport ini sangatlah berbahaya.
Pilot yang melakukan sedikit kesalahan bisa mengakibatkan kecelakaan fatal. Di ujung landasan pesawat sudah bersiap dataran tinggi dengan tinggi 609 meter.
Dari catatan kecelakaan, sudah terdapat sejumlah kecelakaan pesawat yang pernah terjadi di Tenzing-Hillary Airport. Kecelakaan terakhir terjadi pada tanggal 20 Oktober 2012.
8. Courchevel Airport, Prancis
Kota Courchevel adalah kota di Prancis yang menjadi salah satu tempat favorit resor ski di wilayah Eropa. Untuk bisa pergi ke resor ini diperlukan pesawat terbang. Di Courchevel telah disediakan tempat untuk pendaratan pesawat.
Bandara tersebut bernama Courchevel Airport. Dan siapapun yang pernah mendarat di bandara ini pasti memiliki pendapat yang sama yakni landasan di airport ini sangatlah ekstrim.
Cukup melihat landasannya saja Anda pasti sudah langsung merinding. Landasan airport ini bisa dibilang cukup pendek, hanya sekitar 525 meter. Jarak yang pendek ditambah dengan jarak pandang terbatas karena tertutup kabut dan awan membuat setiap pilot harus ekstra hati-hati apabila ingin mendarat atau lepas landas.
9. Toncontin Airport, Honduras
Menjadi ibukota dari kota Honduras membuat Tegucigalpa harus dilengkapi dengan sejumlah fasilitas transportasi. Salah satunya adala bandara.
Tidak bisa dibayangkan apabila ada turis yang ingin berkunjung menggunakan pesawat terbang tapi tidak ada bandara yang bisa digunakan untuk mendarat.
Bandar udara yang dimiliki oleh Tegucigalpa diberi nama Toncontin Airport. Bandar udara ini adalah bandar udara paling terkenal di Honduras.
Bandara ini bisa terkenal berkat keekstrimannya. Toncontin Airport memiliki letak di lembah yang dikelilingi pegunungan tinggi.
Yang membuat bandara ini semakin berbahaya adalah jalur untuk terbang dan mendarat yang hanya ada satu. Pada 2008 sempat terjadi kecelakaan yang menyebabkan lima penumpang meninggal.
10. Gustaf III St Bart Airport, Saint Barthelemy
Jika Anda hendak berlibur di Pulau Caribbean menggunakan pesawat terbang dan memutuskan untuk mendarat di pulau Saint Barthelemy, Anda pasti akan mendarat di Gustaf III St Bart Airport. Bandara ini berukuran kecil di pulau Saint Barthelemy yang bisa membuat jantung siapapun berdegup kencang setiap kali melakukan pendaratan di airport tersebut.
Airport kecil ini memiliki landasan yang cukup sempit. Karena memiliki panjang dan lebar yang pas-pasan, kemungkinan pesawat menghantam lereng atau jatuh ke lautan sangatlah tinggi. (tpc/mtc/es)











