Jakarta, (Analisa). Karateka putra Indonesia, Rifki Ardiansyah Arrosyid berhasil merebut medali emas kumite kelas 60kg putra setelah mengalahkan karateka Iran, Amir Mahdi Zadeh 9-7, pada partai final di Plenary Hall JCC Jakarta, Minggu (26/8).
Keberhasilan Rifki menaklukkan Amir cukup mengejutkan karena karateka Iran tersebut pernah menjadi juara dunia sebanyak tiga kali.
Selain emas dari Rifki, dua karateka Indonesia lainnya yaitu Cokorda Istri Agung Sanistyarani dan Jintar Simanjuntak juga berhasil menyumbangkan dua medali perunggu.
Cokorda Istri Agung Sanistyarani yang bertanding di kumite kelas -55kg putri , pada perebutan tempat ketiga mengalahkan karateka Tiongkok, Ding Jiamei.
Sementara Jintar berhasil menaklukkan karateka Uni Emirat Arab, Ahmed Alhamdrami 1-0.
Sukses Rifki menyumbangkan emas disambut dengan sukacita oleh Ketua Umum PB FORKI, Gatot Nurmantyo, jajaran pengurus, kedua orangtua Rifki dan suporter Tim Karate Indonesia .
Ditemui usai upacara penghormatan, Rifki mengaku senang dan bersyukur karena berhasil mewujudkan tekad dan mimpinya untuk mempersembahkan emas bagi Kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2018.
"Kunci kemenangan saya di pertarungan final melawan Amir adalah ketenangan dan semangat juang. Tetap fokus dan percaya diri bahwa saya bisa mengalahkan dia walaupun dia punya nama besar pernah menjadi juara dunia sebanyak tiga kali," tutur Rifki yang didampingi kedua orangtuanya, Surya Kencana dan Dwi Harni Rohmani serta sang adik yang juga atlet karate, Resti Ardiani Ramadhan.
Keberhasilan Rifki meraih emas sekaligus mengakhiri paceklik emas di karate Indonesia di ajang Asian Games selama 16 tahun. Terakhir cabang karate menyumbangkan emas pada Asian Games 2002 silam melalui Hasan Basri di kategori kumite 65kg.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PB FORKI, Gatot Nurmantyo, Pelatih Kepala Tim Karate Indonesia, Syamsudin dan Manajer Monang Napitulu memberikan apresiasi kepada Rifki atas keberhasilannya meraih emas. Pesan mereka, Rifki harus tetap rendah hati dan semakin termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi. (rm)










