Medan, (Analisa). Menjawab tantangan di era disrupsi atau dampak dari suatu inovasi terhadap sistem pasar dan di era revolusi industri 4.0, Universitas Negeri Medan (Unimed) membuka jurusan baru yang dinilai relavan dan dibutuhkan saat ini. Jurusan baru bidang ekonomi tersebut yaitu bisnis digital dan wirausaha.
Demikian dijelaskan Rektor Unimed, Prof Dr Syawal Gultom, MPd,baru-baru ini terkait jurusan yang baru disetujui dan dinilai membutuhkan keahlian berbasis digital dalam implementasinya. Kedua prodi tersebut baru disetujui Kemristekdikti RI dan akan mulai dibuka tahun depan.
Prof Syawal berterima kasih dan bersyukur atas prestasi yang kembali diraih kampus dengan akreditasi A ini. Diketahui, gagasan ini dimulai Dekan FE beserta tim pengusul prodi baru.
“FE Unimed telah berhasil membuat gebrakan baru dalam menjawab tantangan era disrupsi dengan berhasil membuka prodi baru yakni kewirausahaan dan bisnis digital. Dengan adanya tambahan prodi baru ini, maka Unimed telah memiliki 74 program studi, sebarannya adalah dua program diploma D3, 51 program sarjana S1, 16 program magister S2 dan 5 program doktoral S3,” jelas rektor.
“Kita akan terus mengusulkan prodi baru yang relevan dengan kebutuhan pasar dan dunia kerja. Dengan kualitas dan potensi SDM dosen, Unimed pasti bisa terus berkembang dan maju,” tandas rektor.
Dekan FE Prof Indra Maipita, MSi, Ph,D mengucapkan, mekanisme penerimaan mahasiswa baru jurusan ini akan bisa dimulai tahun depan. “Alhamdulillah, usulan dua prodi baru dalam menjawab tantangan era revolusi industri 4.0 telah disetujui Kemristekdikti dan direkomendasi dengan nilai maksimal. Kini tinggal menunggu SK dan insya Allah akan dapat menerima mahasiswa baru tahun depan,” paparnya.
“Terima kasih yang tulus kepada rektor atas dukungan yang telah diberikan, juga kepada pimpinan. Terima kasih juga kepada seluruh tim yang telah membantu, tim dosen pengusul dan tim IT Unimed yang telah bekerja keras dalam memberikan kontribusi, baik tenaga maupun pemikiran sehingga mendapat nilai yang maksimal,” ujarnya.
Ia menyampaikan, di Indonesia hanya tiga PTN yang punya jurusan kewirausahaan yaitu ITB, UB dan UPI, lalu Unimed adalah yang keempat. Sementara prodi bisnins digital hanya ada dua PTN yaitu UNPAD dan Unimed. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, FE telah mempersembahkan lima prodi baru untuk Unimed. Semoga bermanfaat buat kejayaan Unimed dan anak bangsa serta bermanfaat untuk kemajuan Unimed,” tandasnya. (amad)











