FIA Pertimbangkan Sumut Kembali Gelar WRC

Gubsu Lepas Peserta APRC 2019

gubsu-lepas-peserta-aprc-2019

Medan, (Analisa). Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubsu Musa Rajekshah secara resmi melepas sebanyak 63 peserta Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2019 sekaligus seri 1-2 Kejurnas Reli melalui acara Ceremonial Start di Alun-Alun Pemkab Deli Serdang, Jumat (26/7) sore.

Usai Ceremonial Start peserta akan berlomba di kawasan per­kebunan sawit Lon­sum, Ram­bung Sialang Estate, Keca­matan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (27/7) hingga Minggu (28/7).

Tercatat sebanyak 63 peserta yang berlomba, jumlah ini meni­ngkat sebab sebelumnya ba­ru 62 peserta yang terdaftar, dan akan dise­marakkan keikutsertaan pereli Italia, Fabio Frisiero.

Gubernur Sumut Edy Rahma­yadi mengatakan APRC merupa­kan event terbesar yang pernah dilaksanakan di Indonesia sejak terakhir kali pada 1996-1997.

Menurutnya, dengan dige­larnya event reli berskala Asia ini menjadi awal mula terwujudnya cita - cita Sumut untuk menjadi tuan rumah World Rally Championship (WRC) di tahun 2022.

"Kita harapkan tahun 2022 akan ada reli kejuaraan dunia di sini. Kita coba cari Medannya ke Danau Toba dan akan kita pelajari nanti. Minimal tiga hari event ini bisa kita laksanakan," jelasnya.

Diakui Gubsu, event rally skala internasional di satu sisi bertujuan untuk mendongkrak jumlah wisa­tawan yang berkunjung ke Sumut. Ia menargetkan setiap tahunnya ada satu juta wisatawan yang berkunjung ke Sumut. Maka selain event kejuaraan rally, pemerintah juga akan menggelorakan event olahraga yang bisa mendongkrak wisatawan lokal maupun manca­negara, seperti lomba sepeda, lari 10 K dan olahraga lainnya.

Sementara, Federation Inter­na­sional Automobiles (FIA) pertimbangkan Indonesia untuk mengelar WRC, mengulang memori digelarnya WRC di Sumatera Utara pada 1996 dan 1997.

Chairman Stewart FIA, Way­ne Scott mengatakan, akan mempertimbangkan niatan Su­mut mewakili Indonesia menjadi tuan rumah WRC tahun 2022 mendatang.

"FIA pastinya akan mem­pertim­bangkan berikutnya bagi Sumut menjadi tuan rumah WRC," ujar Wayne Scott saat membe­rikan keterangan pers bersama Gubsu, Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeck­shah, Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, Ketua Umum Peng­prov IMI Sumut, Faisal Nasu­tion.

Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeckshah yang turut men­dampingi Gubsu mengung­kapkan, kini Sumut kembali ber­harap bisa dipercaya sebagai tuan rumah reli dunia.

"Untuk menjadi tuan rumah event kejuaraan dunia, tidak segampang yang kita bayangkan. Beberapa kali meng­gelar APRC baru bisa gelar kejuaraan dunia. Kita juga harus persiapkan seperti kemanan atau safety, harus dilihat juga lintasan dan juga peran pemerintah daerah. Mulai dari rumah sakit, dan pengamanan melalui helikopter, helipad dan juga segala sesuatunya," ung­kapnya.

Pria yang akrab disapa Ijek itu menjelaskan, pereli dunia dibuat penasaran dengan lintasan di Sumut yang istimewa.

“Jika diluar negeri, seperti New Zealand, Inggris, linta­sannya dapat langsung diketahui karakter ban yang tepat diguna­kan, sedangkan karakter lintasan di Rambong Sialang sulit dipe­lajari, dan memiliki ciri khas,” ungkap Ijeck. Pereli andal Sumut ini bertekad menyabet gelar juara, sekaligus menaklukkan pe­reli asaing asal Italia.

Sementara ketua IMI Sumut Faisal Nasution mengatakan, sebelumnya seri APRC 2019 telah dilaksanakan mulai April - Mei di Selandia baru, kemudian Juni dua putaran di Australia dan Jepang. Dan putaran ke V, di Indonesia. Nantinya berlanjut ke Australia pada Agustus, Jepang bulan September dan putaran final di China.

"Pelaksanaan APRC di Sumut ini menandakan hadirnya kem­bali event internasional di Indonesia setelah absen selama ham­pir satu dekade. Apalagi Sumut tak pernah terlepas dari reputasi reli. Ini sekaligus menandai ke­bangkitan kembali dunia reli di Indonesia," ujar Faisal.

Selain diikuti peserta dari Italia, ajang ini juga diikuti sejumlah pereli terbaik asal Indonesia, diantaranya Sumut (26), DKI Jakarta (17), Kalimantan Selatan (4), Sulawesi Selatan (4), Jawa Barat (5), Jawa Timur (2), dan Banten (2). "Pereli nasional yang ikut antara lain Rizal Sungkar, Subhan Aksa, Ryan Nirwan, dan pembalap flambo­yan Sumut Musa Rajeck Shah, dan lainnya," cetus Faisal.

Pereli Italia yang ambil bagian diajang APRC 2019 ini, Fabio Fri­siero pun mengakui penasaran menjajal trek Rambung Sialang.

Hal lain, Fabio juga mengakui penduduk Sumut juga memiliki kera­mahtamahan yang baik. "Hal ini yang membuat saya tertarik untuk ikut reli disini,” pungkasnya.

Sementara juara Kejurnas Rally 2018 asal Kalimantan Timur, Ryan Nirwan bersama navigatornya Garindra Kusuma mengaku sudah siap kembali berlaga. Diakuinya persiapan juga sudah matang untuk turun di grup M2. Ryan memperhitungkan pereli nasional lainnya, Subhan Aksa/Mago Sarwono (Sulsel), Rizal Sungkar dan Rihan Variza (Kalsel) sebagai rivalnya mem­perebutkan gelar juara Kejurnas.

Sementara, selain Ijeck para pereli lainnya yang turun ber­lomba antara lain, Benny Lautan, Akbar Buchari, Harun Nasution, Dedi Harahap, Robby Harahap, Arji.

Para peserta akan menempuh 10 special stage (SS) dengan total jarak tempuh 169,53 km. (fp/ns/rio)

()

Baca Juga

Rekomendasi