Pemuda Muhammadiyah Pertanyakan Kinerja Anggota Dewan Deliserdang

Pemuda Muhammadiyah Pertanyakan Kinerja Anggota Dewan Deliserdang
Logo Pemuda Muhammadiyah (Analisa/Istimewa)

Analisadaily.com, Deliserdang - Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Kabupaten Deliserdang hingga saat ini belum juga selesai. Berdasarkan informasi yang dihimpun, belum tuntasnya pembahasan AKD itu ditengarai karena masih terjadi tarik ulur kepentingan antarpartai. Bila dibiarkan berlarut, kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu kinerja dewan.

Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Deliserdang Rio Alvin Kurniawan mengatakan, tarik ulur kepentingan antarpartai yang terjadi membuat tugas dan fungsi DPRD Deliserdang menjadi tersendat.

"Padahal dewan sudah dilantik sejak Oktober 2019. Pimpinan dewan juga sudah disusun, tapi bila tidak ada AKD maka sistem di DPRD Deliserdang tidak akan berjalan maksimal," ujar Rio kepada Analisadaily.com, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, dengan tidak maksimalnya kerja anggota dewan, maka masyarakat yang dirugikan. "Banyak program yang dikhawatirkan tidak berjalan, seperti pengawasan, penganggaran dan legislasi," ujarnya.

Sebagai organisasi masyarakat, PD Pemuda Muhammdiyah Deliserdang berharap para pimpinan dewan segera menyelesaikan polemik internal itu. "Bagaimanapun kepentingan masyarakat harus dikedepankan daripada kepentingan partai atau kelompok tertentu," ujarnya.

Sekretaris PDPM DS, Faizal Azmi menambahkan bahwa wajar bila masyarakat saat ini mempertanyakan kinerja dari para perwakilan masyarakat di DPRD. "Mereka dipilih untuk menampung aspirasi masyarakat, sudah beberapa bulan tapi AKD juga belum selesai, ini seharusnya menjadi perhatian banyak pihak," tegasnya.

(BR)

Baca Juga