Angkasa Pura Bantah Adanya Korban Virus Corona di Bandara Soetta

Angkasa Pura Bantah Adanya Korban Virus Corona di Bandara Soetta
Korban yang meninggal akibat serangan jantung di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Jakarta - PT Angkasa Pura membantah isu mengenai adanya penumpang yang meninggal akibat terjangkit virus corona di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (26/1) malam.

Sebelumnya beredar foto-foto di media sosial termasuk Whatsapp Grup yang menggambarkan seorang penumpang berjenis kelamin perempuan terbaring di salah satu ruangan Bandara Soetta, Jakarta.

"Perlu kami sampaikan bahwa foto yang beredar di masyarakat di mana ada penumpang di Bandara Soekarno-Hatta yang meninggal karena virus corona adalah tidak benar," ujar Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II Febri Toga, dilansir dari Kompas.com, Rabu (29/1).

Febri menjelaskan, penumpang yang meninggal itu karena serangan jantung berinisial RR (76). Dia merupakan penumpang GA-79 rute Bandar Lampung - Jakarta.

Informasi palsu yang sempat beredar via WAG
Sesuai jadwal, penumpang asal Lampung itu akan melanjutkan penerbangan ke Jeddah, Arab Saudi, menggunakan pesawat Saudia SV-823 rute CGK-JED. Namun pada saat korban dan keluarganya hendak menuju Boarding Lounge Gate 2, tepatnya depan eskalator, ia mengalami lemas dan terjatuh hingga tak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke KKP Kelas I Soekarno-Hatta.

"Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta, dinyatakan bahwa penumpang yang telah lanjut usia tersebut meninggal dunia karena gagal jantung," jelas Febri.

Jenazah RR pun telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Kelurahan Podosari, Kecamatan Pringsewu, Pringsewu, Provinsi Lampung.

"Kami tegaskan bahwa penumpang perempuan tersebut meninggal dunia karena gagal jantung. Bukan karena penyakit menular, apalagi karena virus corona," tandasnya.

(EAL)

Baca Juga